
nurulamin.proPelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, mengakui bahwa tim asuhannya mengulangi kesalahan yang sama sehingga kembali gagal menang dalam penampilan terbaru.
Milan hanya bermain imbang 1-1 melawan Fiorentina pada laga pekan ke-20 Liga Italia, Minggu (11/1/2026) di Artemio Franchi.
Satu-satunya hal positif dari hasil itu adalah I Rossoneri meneruskan catatan tak terkalahkannya di Serie A yang kini mencapai 19 laga beruntun.
Akan tetapi, penampilan Setan Merah dalam laga menghadapi Fiorentina terlihat memprihatinkan.
Seperti dalam laga melawan Cremonese, Pisa, Parma, Sassuolo, dan Genoa, sekali lagi Tim Merah Hitam tersandung saat menghadapi tim "lemah".
Sebelum pertandingan, Fiorentina adalah juru kunci klasemen.
Sekali lagi, Milan juga memperlihatkan penyakit yang mereka alami sejak November yakni terlambat panas.
Setelah tidak ada gol di 45 menit pertama, Milan membiarkan Fiorentina mengambil inisiatif di babak kedua.
Berkali-kali mendapatkan sepak pojok, Fiorentina akhirnya membuka skor lewat Pietro Comuzzo pada menit ke-66.
AC Milan baru menyamakan skor pada menit ke-90 lewat Christopher Nkunku.
Lebih kacau lagi, Milan mengulangi kesalahan yang mereka lakukan hanya 3 hari sebelumnya.
Proses hasil imbang melawan Fiorentina sama persis seperti waktu Milan ditahan Genoa pada pekan ke-19.
Mereka bermain terlalu pasif, tertinggal lebih dulu, bisa menyamakan skor, tetapi hampir kalah di akhir pertandingan karena bermain terlalu terbuka.
Dalam jumpa pers usai pertandingan, Allegri mendapatkan pertanyaan soal bebalnya pemain Milan dalam mengulangi kesalahan.
Seorang jurnalis bertanya: "Kesalahan yang sama dilakukan waktu melawan Genoa. Bukannya kalian sudah belajar dari pertandingan itu?"
Sang juru taktik ternyata lebih menyalahkan dirinya sendiri.
"Mari kita bilang saja bahwa saya mungkin tidak memberikan arahan yang jelas kepada para pemain," katanya seperti dikutip dari Milannews.
"Karena kami tidak tahu apa yang terjadi waktu menghadapi Genoa dan kami mengulanginya malam ini."
"Ada 7 menit tersisa, waktu yang sangat lama. Kami bagus bisa menyamakan skor tetapi kemudian terburu-buru."
"Kami perlu lebih tenang untuk menciptakan hal-hal baik dan membawa pulang kemenangan."
Untungnya bagi AC Milan, Inter Milan dan Napoli kemudian bermain imbang 1-1 sehingga Setan Merah sekarang masih berada di peringkat 2 klasemen dengan 40 poin.
"Ini sebuah angka yang berhasil kami amankan. Dari sekarang sampai akhir musim, kami masih butuh 34-36 poin lagi untuk memastikan diri lolos ke Liga Champions."
Sejak awal pertandingan kontra Fiorentina, pilihan starting XI yang dibuat Allegri memicu tanda tanya.
Milan tinggal bermain di Serie A tetapi sang pelatih membuat rotasi masif dengan membangkucadangkan Rafael Leao, Luka Modric, Davide Bartesaghi, dan Adrien Rabiot.
Sejumlah pemain lapis kedua yang dipilih menjadi starter seperti Ardon Jashari dan Pervis Estupinan ternyata tampil buruk.
"Ada apa dengan Estupinan? Hari ini dia melakukan beberapa hal yang bagus, beberapa lainnya tidak bagus. Sama seperti pemain lain."
"Lini tengah hari ini benar-benar baru dan untuk pertama kalinya mereka bermain bersama."
"Kami butuh semua orang. Kami tidak bisa terus bermain dengan 11 orang yang sama."
"Rabiot merasa tidak enak badan setelah laga melawan Genoa, jadi saya memutuskan menaruhnya di bangku cadangan."
"Kami memiliki sejumlah pemain bagus: Fullkrug, Ricci, Jashari."
"Kualitas skuad ini sangat bagus dan kami perlu membuat beberapa perubahan, terutama dalam periode ini di mana ada banyak jadwal pertandingan dalam waktu singkat."
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar