Pemain PSIM Diberi Libur Usai Tampil Hebat di Pekan ke-14 Super League

PSIM Yogyakarta Diberi Libur Setelah Pertandingan Lawan Persija Jakarta


Setelah menjalani pertandingan pekan ke-14 Super League melawan Persija Jakarta pada Jumat (28/11/2025), para pemain PSIM Yogyakarta mendapatkan jatah libur selama satu minggu. Meskipun kalah dari tim tuan rumah Macan Kemayoran, PSIM Yogyakarta tampil spektakuler dengan statusnya sebagai tim promosi di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Laskar Mataram baru saja memulai petualangannya di Super League musim ini setelah berhasil menjuarai Liga 2 pada musim sebelumnya. Tim yang dilatih oleh Jean Paul van Gastel kini menempati peringkat keempat klasemen sementara Super League, prestasi yang di luar dugaan untuk tim yang baru saja promosi.

PSIM Yogyakarta juga berhasil mengalahkan tim-tim besar seperti Bali United dan Persebaya Surabaya, serta sukses menahan imbang tim sekaliber Persib Bandung. Hal ini menunjukkan bahwa PSIM mampu bersaing di level tertinggi sepak bola nasional.

Libur Sebagai Bentuk Kepedulian Manajemen

Manajer PSIM, Razzi Taruna, menyatakan bahwa pihak manajemen sepakat memberikan libur selama seminggu kepada para pemain setelah laga melawan Persija Jakarta. “Kami sepakat memberi libur seminggu dan rencana kembali latihan tanggal 8 Desember,” kata Razzi Taruna.

Razzi menambahkan bahwa tujuan pemberian libur adalah agar para pemain bisa memiliki waktu berkualitas bersama keluarga dan teman, serta mendapatkan penyegaran mental dan fisik. Libur panjang yang didapatkan PSIM juga dikarenakan adanya jeda kompetisi akibat perhelatan SEA Games 2025, sehingga manajemen memilih memanfaatkan waktu tersebut untuk menjaga kebugaran fisik serta mental para pemain.

Jadwal Kembali Berlatih dan Kehadiran Keluarga Pelatih

Tim kebanggaan Brajamusti baru akan bertanding kembali pada 23 Desember 2025 mendatang saat melawat ke markas Persijap Jepara. Juru taktik asal Belanda, Jean Paul van Gastel, juga mengonfirmasi jadwal libur para pemainnya setelah pertandingan melawan Persija Jakarta. “Tim saya mendapat libur seminggu setelah laga Persija lawan PSIM, lalu kita akan mulai latihan lagi nanti,” jelas Van Gastel.

Pelatih berusia 53 tahun tersebut rupanya tidak akan kembali ke Eropa selama waktu senggang ini, melainkan memilih untuk tetap menetap di Indonesia. Van Gastel mengungkapkan bahwa keputusannya untuk tidak pulang ke Belanda karena keluarganya yang justru akan berkunjung ke Indonesia. “Salah satu anak perempuanku akan datang ke Indonesia, saya sangat ingin sekali bertemu dengannya,” tambah Van Gastel antusias.

Rencana Pemain Saat Libur

Gelandang serang andalan PSIM Yogyakarta, Ze Valente, mengungkapkan rencananya akan memanfaatkan waktu jeda kompetisi untuk berlibur ke Bali. “Saya akan ke Bali untuk menikmati liburan bersama teman saya,” kata Ze Valente yang absen saat melawan Persija Jakarta karena akumulasi kartu.

Pemain asal Portugal tersebut menekankan pentingnya waktu istirahat untuk menyegarkan tubuh dan pikiran sebelum kembali berjuang di kompetisi. “Saya ingin pergi ke pantai, menyegarkan badan dan kemudian kembali dengan lebih termotivasi karena kita akan menghadapi bulan Desember yang sangat penting,” ucap penyumbang tiga gol bagi PSIM itu.

Harapan Manajemen dan Pelatih

Manajer Razzi Taruna berharap para pemain bisa memanfaatkan waktu libur semaksimal mungkin untuk mempersiapkan diri menghadapi laga saat bentrok dengan Persijap Jepara pada 23 Desember mendatang. Van Gastel juga menuturkan harapannya agar para pemain kembali dengan semangat lebih tinggi dan dapat tampil maksimal di laga-laga berikutnya setelah libur usai.

Dalam sisa pertandingan tahun 2025, PSIM Yogyakarta dijadwalkan akan menghadapi dua laga penting melawan Persijap Jepara pada 23 Desember dan PSBS Biak pada 30 Desember. Dua pertandingan tersebut sangat krusial bagi PSIM untuk mempertahankan posisi mereka di papan atas klasemen Super League.

Meskipun berstatus sebagai pendatang baru, PSIM Yogyakarta mampu menunjukkan performa yang konsisten dan kompetitif di kancah tertinggi sepak bola nasional. Prestasi impresif PSIM Yogyakarta hingga pekan ke-14 membuktikan bahwa tim ini layak diperhitungkan dalam persaingan di Super League musim 2025/2026.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan