
Pemain Timnas Indonesia di Liga Top 5 Eropa: Performa dan Perkembangan Terkini
Sejumlah pemain keturunan Indonesia yang bermain di liga-liga top 5 Eropa terus menunjukkan performa yang menjanjikan. Empat pemain utama, yaitu Jay Idzes, Emil Audero, Kevin Diks, dan Calvin Verdonk, telah berhasil membawa klub masing-masing ke posisi yang lebih baik dalam klasemen.
Sosok Tangguh di Lini Belakang Sassuolo
Jay Idzes menjadi salah satu pemain penting dalam kesuksesan Sassuolo naik ke urutan 8 klasemen setelah mengalahkan Fiorentina 3-1 di Mapei Stadium, Sabtu malam (6/12/2025). Bermain sebagai starter, Idzes tampil solid bersama Tarik Muharemovic, hanya memberi sedikit peluang bagi Fiorentina untuk mengancam gawang Sassuolo.
Gol kemenangan Sassuolo dicetak oleh Cristian Volpato, Tarik Muharemovic, dan Ismael Kone. Hasil ini membuat Sassuolo meraih 20 poin dari 6 kemenangan, 2 seri, dan 6 kekalahan. Duet Idzes dan Muharemovic menjadi aspek penting dalam keberhasilan Sassuolo sejauh ini, dengan 6 kali clean sheet yang diraih, empat di antaranya saat mereka berduet.
Tembok Kokoh Di Bawah Mistar Cremonese
Di Liga Italia, Emil Audero sukses mencatatkan clean sheet yang membuat Cremonese bertahan di jalur kemenangan dengan mengalahkan Lecce 2-0 di Stadion Olimpiade Torino, Sabtu (6/12/2025). Tambahan 3 poin membuat Cremonese naik ke urutan 9 dengan perolehan 20 poin.
Audero telah mencatatkan 4 kali clean sheet sejauh musim 2025/2026 berjalan. Namun, ia sempat absen karena cedera betis pada 27 September 2025. Meski demikian, ia tetap menjadi kiper utama Cremonese dengan 11 pertandingan yang dimainkan.
Pembawa Perubahan bagi Borussia Monchengladbach
Kevin Diks baru saja mencatatkan rekor apik 5 laga tanpa kekalahan bersama Borussia Monchengladbach di Liga Jerman 2025/2026. Sebelumnya, Borussia Monchengladbach meraih 3 kemenangan beruntun dari St Pauli, Koln, dan Heidenheim, lalu menahan imbang RB Leipzig.
Terbaru, Kevin Diks Cs sukses memperpanjang rekor 5 pertandingan tak terkalahkan dengan menundukkan Mainz 1-0, Sabtu (6/12/2025). Hasil ini membuat Borussia Monchengladbach terus menanjak ke urutan 10 dengan raihan 16 poin dari 4 menang, 4 seri, dan 5 kalah.
Diks menjadi sosok tak tergantikan di lini pertahanan Borussia Monchengladbach sejak awal musim 2025/2026. Ia telah memainkan 16 laga dengan 1284 menit bermain dan mencetak 2 gol sejak dipilih sebagai eksekutor penalti utama.
Calvin Verdonk Masih Harus Membuktikan
Berlabuh ke Prancis, LOSC Lille yang diperkuat oleh Calvin Verdonk secara mengejutkan berhasil bertengger di peringkat 4 besar menempel ketat Marseille dengan perolehan poin sama, 29 poin. Hasil itu didapatkan setelah LOSC Lille berhasil menumbangkan Marseille 1-0 di Stadion Pierre-Mauroy, Sabtu (6/12/2025).
Sayangnya, Calvin Verdonk tidak masuk dalam skuad menghadapi Marseille karena masih menjalani hukuman kartu merah. Ia mendapat kartu merah di pertandingan menghadapi Starsbourg pada 9 November 2025, sehingga dihukum larangan bermain selama 3 pertandingan.
Kontras dengan 3 rekan di Timnas Indonesia lainnya, Calvin Verdonk masih harus membuktikan kualitasnya untuk menembus 11 pemain utama LOSC Lille. Pelatih Lille, Bruno Genesio lebih memilih Romain Perraud di posis bek kiri daripada Calvin Verdonk. Verdonk hanya menjadi pilihan kedua Lille di Liga Prancis 2025/2026.
Meski begitu, Calvin Verdonk lebih banyak dimainkan sebagai starter di Liga Eropa 2025/2026 sebanyak 4 kali dengan 335 menit bermain. Namun, Verdonk melewatkan matchday sebelumnya menghadapi Dinamo Azgreb pada 28 November 2025 yang dikabarkan tengah mengalami cedera ringan saat sesi latihan LOSC Lille.
LOSC Lille akan kembali melakoni laga Liga Eropa 2025/2026 menghadapi Young Boys di Stade de Suisse, Lille, Prancis, Jumat (12/12/2025). Menarik dinantikan apakah Calvin Verdonk akan kembali diturunkan sebagai starter atau Romain Perraud yang kembali bermain di sisi bek kiri LOSC Lille.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar