Pemancing tenggelam seusai perahu diterjang badai di Konsel, tim SAR bergerak

nurulamin.pro - KENDARI - Seorang pemancing bernama Jurit (50) tenggelam seusai perahu diterjang badai di sekitar perairan Tanjung Gomo Pulau Hari, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (11/1).

Peristiwa ini kali pertama dilaporkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sultra.

Dalam laporannya, BPBD Sultra menyampaikan telah terjadi kecelakaan kapal terhadap satu perahu dengan tiga pemancing yang tenggelam pada pukul 05.39 WITA.

Kepala Basarnas Kendari Amiruddin menjelaskan kecelakaan kapal tersebut bermula saat para korban pergi memancing menggunakan perahu di sekitar perairan Tanjung Gomo Pulau Hari, Minggu (11/1) sekitar pukul 18.00 WITA. 

Namun, pada pukul 20.00 WITA, perahu yang mereka gunakan diterjang badai dan tenggelam.

"Dua orang korban berhasil menyelamatkan diri dengan berenang dan naik ke bagan, sedangkan satu orang lainnya hilang dan membutuhkan bantuan SAR," jelas Amiruddin saat dihubungi di Kendari, Sultra, Senin (12/1).

Pihaknya yang mendapatkan laporan peristiwa itu langsung bergerak memberangkatkan Tim Penyelamat Basarnas Kendari menuju ke lokasi untuk memberikan bantuan SAR, pada pukul 05.50 WITA.

“Jarak tempuh lokasi itu dari Dermaga Basarnas Kendari sekitar 11,26 mil laut," ungkapnya.

Amiruddin mengungkapkan pencarian korban dilakukan dengan melibatkan beberapa unsur, antara lain Staf Ops dan Penyelamat Basarnas Kendari, masyarakat sekitar, serta keluarga korban.

"Dengan alat utama yang digunakan dalam pencarian, yakni mobil penyelamat, ambulans, perahu karet, alat selam, aquaeye, peralatan SAR medis, peralatan SAR evakuasi, peralatan komunikasi, dan peralatan pendukung keselamatan lainnya," ungkap Amiruddin. (antara/jpnn)

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan