KEBUMEN, nurulamin.pro
Pemerintah Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, mengambil keputusan untuk tidak menyelenggarakan pesta kembang api pada malam pergantian Tahun Baru 2026. Sebagai alternatif, sebanyak 20.000 porsi makanan dan minuman gratis akan dibagikan kepada masyarakat yang merayakan tahun baru di Alun-alun Pancasila Kebumen. Keputusan ini diambil sebagai bentuk empati dan keprihatinan atas bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.
Sebelumnya, Pemkab Kebumen berencana mengadakan pesta kembang api sederhana, namun rencana tersebut dibatalkan setelah mendapat imbauan dari kepolisian dan surat edaran Bupati Kebumen, Lilis Nuryani. Surat edaran tersebut mengajak masyarakat untuk tidak menyalakan kembang api dan mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan yang lebih bermakna.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kebumen, Frans Haidar, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil demi menjaga kondusivitas wilayah dan menumbuhkan rasa solidaritas kepada korban bencana. Ia mengatakan:
"Pihak kepolisian telah mengimbau agar tidak ada pesta kembang api. Selain itu, Ibu Bupati juga telah mengeluarkan surat edaran. Karena itu, kami mengajak masyarakat mengisi malam pergantian tahun dengan doa bersama dan refleksi akhir tahun," ujar Frans dalam keterangan resminya pada Rabu (31/12/2025).
Perayaan Alternatif dan Penguatan Ekonomi Lokal
Pemkab Kebumen memastikan perayaan malam tahun baru tetap berlangsung meriah dan bernuansa budaya meskipun tanpa pesta kembang api. Sejumlah pertunjukan telah disiapkan, termasuk orkestra, fashion show batik karnaval, musik hiburan, dan sendratari bertajuk Tales of Karangbolong. Acara juga akan diisi dengan doa bersama lintas agama sebagai simbol persatuan dan harapan kebaikan bagi seluruh masyarakat.
Selain hiburan, Pemkab Kebumen menyiapkan 20.000 porsi makanan dan minuman gratis yang akan dibagikan kepada masyarakat. Program ini juga bertujuan menggerakkan ekonomi kerakyatan, khususnya bagi para pedagang kaki lima (PKL).
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindag KUKM) Kabupaten Kebumen, Haryono Wahyudi, menyampaikan bahwa lebih dari 200 PKL dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Ia menjelaskan:
"Pedagang yang terlibat berasal dari PKL Pusat Jajanan Kapal Mendoan serta PKL di sekitar Alun-alun Pancasila. Total makanan dan minuman yang disiapkan sebanyak 20 ribu porsi," kata Haryono.
Haryono menambahkan, pembagian makanan dan minuman gratis akan dimulai pada Rabu (31/12/2025) pukul 18.00 WIB dan tidak menggunakan kupon. Ia berharap kegiatan ini bisa dinikmati bersama dan memberi manfaat langsung, baik bagi warga maupun para pedagang.
- Tidak pakai kupon, masyarakat bisa langsung mengambil. Harapannya kegiatan ini bisa dinikmati bersama dan memberi manfaat langsung, baik bagi warga maupun para pedagang," pungkasnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar