
Proyek Jalan Tol Getaci Ditetapkan untuk Dimulai Tahun 2026
Proyek jalan tol Getaci (Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap) telah mendapatkan kepastian akan dilelang dan mulai dibangun pada tahun 2026. Proyek ini diharapkan dapat beroperasi secara penuh pada tahun 2029. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menjelaskan bahwa terdapat empat proyek pembangunan jalan tol yang akan segera dieksekusi mulai tahun ini agar bisa beroperasi pada tahun 2029.
Empat proyek jalan tol tersebut meliputi ruas Sentul Selatan-Karawang Barat (Jawa Barat), Gedebage-Tasikmalaya (Jawa Barat), Pejagan-Cilacap (Jawa Tengah), dan Gilimanuk-Mengwi (Bali). Ia menyampaikan bahwa semua proyek tersebut masih dalam proses due diligence, yaitu pemeriksaan dan analisis menyeluruh.
Dari empat ruas tersebut, dua di antaranya, yaitu Sentul Selatan-Karawang Barat dan Gedebage-Tasikmalaya, memiliki potensi lebih cepat terealisasi karena daya tarik investasi dan tingkat lalu lintas yang lebih tinggi. Dody Hanggodo berharap, kedua ruas tersebut dapat diselesaikan pada tahun 2026.
Rincian Pembangunan Jalan Tol Getaci
Jalan Tol Getaci memiliki total panjang 206,65 kilometer dan membentang dari Gedebage hingga Cilacap. Pembangunan proyek ini akan dilakukan dalam dua tahap:
- Tahap 1: Gedebage-Tasikmalaya (95,52 km)
- Tahap 2: Tasikmalaya-Cilacap (111,13 km)
Pemerintah telah memutuskan untuk sementara membangun jalan tol Getaci hingga Tasikmalaya terlebih dahulu. Dalam pelaksanaannya, segmen Gedebage-Tasikmalaya dibagi menjadi dua seksi, yaitu:
- Seksi 1: Gedebage – Garut Utara (45,20 km)
- Seksi 2: Garut Utara - Tasikmalaya (50,32 km)
Untuk mengejar target tahun 2029, saat ini pembebasan lahan dan pembayaran uang ganti rugi (UGR) di Kabupaten Bandung sedang dikebut. Hingga November 2025, sekitar 2.200 bidang lahan yang terdampak Tol Getaci di wilayah Garut telah berhasil dibebaskan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tol Getaci II, Muhammad Hidayat Satria Adi, menjelaskan bahwa setelah wilayah Garut tuntas, fokus berikutnya adalah percepatan di wilayah Kabupaten dan Kota Tasikmalaya.
Jadwal dan Pembayaran UGR di Kota Tasikmalaya
Di wilayah Kota Tasikmalaya, ratusan bidang lahan di 15 kelurahan yang tersebar di 4 kecamatan akan terdampak oleh proyek jalan Tol Getaci. Para pemilik lahan yang terdampak akan mendapat uang ganti rugi (UGR). Berikut rinciannya:
- Kecamatan Mangkubumi
- Kelurahan Karikil
- Kelurahan Cigantang
-
Kelurahan Sambong Jaya
-
Kecamatan Kawalu
- Kelurahan Karang Anyar
- Kelurahan Cilamajang
- Kelurahan Karsamenak
-
Kelurahan Gunung Tandala
-
Kecamatan Cibeureum
- Kelurahan Ciherang
-
Kelurahan Ciakar
-
Kecamatan Tamansari
- Kelurahan Setia Mulya
- Kelurahan Taman Jaya
- Kelurahan Mulya Sari
- Kelurahan Suka Hurip
- Kelurahan Mugar Sari
- Kelurahan Sumelap
Catatan: Titik akhir pembangunan jalan Tol Getaci sampai Tasikmalaya ada di Kawalu. Di Kawalu juga akan dibangun gerbang tol dan simpang susun sebagai tempat keluar-masuk kendaraan dari dan menuju Kota Tasikmalaya dan sekitarnya. Sebab itu, kelurahan yang terdampak di Kecamatan Cibeureum dan Kecamatan Tamansari, pembayaran UGR-nya kemungkinan akan dilakukan di Tahap 2 segmen Tasikmalaya-Cilacap setelah Tahap 1 Gedebage-Tasikmalaya selesai.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar