Pembunuh anak politikus PKS bersembunyi di kolong mobil saat ditangkap di rumah eks anggota DPRD Cil

CILEGON, nurulamin.pro - HA (30), terduga pelaku pembunuhan MAHM (9), anak anggota dewan pakar DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Cilegon, Banten, Maman Suherman, ditangkap pada Jumat (3/1/2025) saat hendak mencuri.

Proses penangkapan berlangsung dramatis karena HA bersembunyi di bawah mobil yang terparkir di garasi rumah milik mantan anggota DPRD Cilegon Roisyudin Sayuri.

Salah satu keluarga Rois, Dede Rohana mengatakan, pelaku ditangkap saat hendak mencuri brankas dari rumah di Lingkungan Pabuaran, Kelurahan Ciwedus, Kota Cilegon, Banten.

Setelah dipergoki asisten rumah tangga, warga Palembang, Sumatera Selatan ini bersembunyi di bawah mobil karena kakinya terluka setelah jatuh dari tangga.

"Dia (pelaku) ngumpet di bawah mobil, karena memang dia itu badannya kecil," kata Dede saat berbincang dengan nurulamin.promelalui sambungan telepon, Sabtu (3/1/2026).

Pihak kepolisian dibantu warga yang datang mengepungnya.

HA berhasil dikeluarkan dari bawah mobil, lalu diamankan dari amukan massa.

Sebelumnya Mencuri Perhiasan

Dede mengungkapkan, HA diduga berhasil membawa barang-barang berharga seperti perhiasan dari rumah Rois pada Minggu (28/1/2025).

"Dari kendaraan, ciri-ciri pelaku yang terekam CCTV memang sama dengan dia (pelaku). Diperkuat ada barang bukti perhiasan masih ada rumahnya," ujar dia.

Saat itu, HA gagal membawa brankas dari dalam kamar meskipun sudah berada di luar rumah.

HA kemudian berusaha kembali pada Jumat (2/1/2026) siang untuk membuka brankas saat pemilik rumah sedang berada di luar kota. HA telah mempersiapkan peralatan lebih lengkap.

"Di tasnya itu ada alat pemanas gembok, kayanya dia datang lagi mau dibongkar di dalam rumah, biar dibawa isinya saja," ungkap Dede.

Anggota DPRD Banten dari fraksi PAN ini mengaku awalnya tidak mengetahui bahwa HA merupakan pelaku pembunuhan bocah kelas IV SD di Perumahan BBS III, Cilegon.

Namun, pihak kepolisian menyebut HA ada kaitannya dengan kasus pembunuhan sebelumnya terjadi di Cilegon.

"Kita tidak tahu awalnya ada kaitannya sama kasus pembunuhan di BBS. Kita baru tahu semalem bahwa pelaku spesialis rumah mewah, rumah kosong," ujar dia.

Polisi Belum Jelaskan Penangkapan

Dirkrimum Polda Banten Kombes Pol Dian Setyawan tidak berkomentar banyak terkait penangkapan terduga pembunuh bocah kelas IV SD di Kota Cilegon secara sadis.

Dian meminta awak media bersabar dan menunggu waktu rilis yang akan dijelaskan seluruhnya.

"Mohon bersabar nanti tunggu presscon ya," ujar Dian.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan