
Tim Gabungan Melakukan Pemeriksaan Kesehatan dan Keselamatan Lalu Lintas
Pada hari Kamis, 11 Desember 2025, di Simpang Ampar, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, kembali dilaksanakan kegiatan Inspeksi Keselamatan (Ramp Check) lalu lintas dan angkutan jalan. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keselamatan pengguna jalan serta menegakkan aturan yang berlaku.
Tim gabungan yang terlibat dalam kegiatan tersebut terdiri dari beberapa instansi, antara lain Dinas Perhubungan (Dishub) Sanggau, Polres Sanggau, Dinas Kesehatan (Dinkes), Badan Narkoba Nasional Kabupaten (BNNK) Sanggau, dan Jasa Raharja. Keterlibatan berbagai pihak ini menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan kesehatan masyarakat.
Tes Urin Dilakukan terhadap Sopir Angkutan Umum
Dalam rangkaian kegiatan Ramp Check, tim melakukan tes urin terhadap 27 orang laki-laki yang merupakan sopir dari berbagai jenis angkutan seperti taxi, mini bus, bus penumpang umum, truck muatan, dan tronton. Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan penggunaan narkoba di kalangan pengemudi kendaraan umum.
Kepala Seksi Rehabilitasi BNNK Sanggau, Hery Ariandi, menjelaskan bahwa hasil tes urin menunjukkan satu orang sopir dengan inisial H dinyatakan positif mengonsumsi narkoba golongan ganja (THC). Hal ini menjadi peringatan bagi seluruh masyarakat bahwa penggunaan narkoba tidak boleh dibiarkan merusak kehidupan sosial dan ekonomi.
Langkah Lanjutan untuk Penyalahguna Narkoba
Hery menegaskan bahwa sopir yang dinyatakan positif akan segera menjalani pemeriksaan assessment lanjutan. Selanjutnya, dia akan mengikuti program layanan rehabilitasi yang disediakan oleh BNNK Sanggau. Program ini dirancang untuk membantu para penyalahguna narkoba agar dapat kembali normal dan bermanfaat bagi masyarakat.
Kepala BNNK Sanggau, Rudolf Manimbun, juga memberikan pernyataan resmi mengenai kejadian ini. Ia menekankan bahwa pintu BNNK Sanggau selalu terbuka lebar bagi para penyalahguna narkoba yang ingin bertobat dan mengikuti program rehabilitasi. Menurutnya, rehabilitasi bukan hanya tentang pengobatan, tetapi juga proses pemulihan diri secara fisik, mental, dan sosial.
Pentingnya Kesadaran Masyarakat
Selain itu, Rudolf juga mengajak masyarakat Kabupaten Sanggau untuk lebih sadar akan bahaya narkoba. Ia berharap masyarakat dapat menjauhi narkoba dan mendukung langkah-langkah pencegahan yang dilakukan oleh pemerintah dan instansi terkait.
Program rehabilitasi yang tersedia di BNNK Sanggau diharapkan bisa menjadi solusi nyata bagi para penyalahguna narkoba. Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat bisa lebih percaya diri untuk datang dan mengikuti proses rehabilitasi tanpa rasa takut atau malu.
Kesimpulan
Kegiatan Ramp Check yang dilakukan oleh tim gabungan ini tidak hanya berdampak pada keselamatan berkendara, tetapi juga menjadi langkah penting dalam pencegahan penggunaan narkoba. Dengan adanya tes urin dan program rehabilitasi, diharapkan keberadaan narkoba di kalangan pengemudi kendaraan umum bisa diminimalisir.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar