Pemerintah Percepat Jadwal TKA SD 2026 ke April Akibat Ramadhan

Pembaruan Jadwal Tes Kemampuan Akademik untuk Sekolah Dasar

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menetapkan jadwal pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) yang akan dilaksanakan pada April 2026. Sebelumnya, TKA ini direncanakan berlangsung pada Maret 2026. Namun, rencana tersebut diubah karena jadwalnya bertepatan dengan bulan Ramadhan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menjelaskan bahwa perubahan jadwal ini dilakukan agar tidak mengganggu proses ibadah umat Muslim selama bulan suci tersebut. Ia menyampaikan hal ini saat hadir dalam acara peresmian revitalisasi gedung SD Muhammadiyah 1 Kudus, Jumat (2/1/2026).

Tanggung Jawab Pelaksanaan TKA

Pelaksanaan TKA untuk jenjang SD akan menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota, sementara untuk jenjang SMP akan dilaksanakan oleh pemerintah provinsi. Adapun penyusunan soal TKA akan dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

"Seluruh soal TKA nantinya merupakan gabungan antara soal yang disusun oleh daerah dan pusat," ujarnya.

Hasil dari TKA akan menjadi salah satu komponen penilaian dalam proses penerimaan murid baru (PMB), terutama melalui jalur prestasi. Jalur ini memiliki tiga kategori utama, yaitu:

  • Prestasi akademik, yang mencakup nilai rapor dan hasil tes kemampuan akademik.
  • Prestasi non akademik, seperti olahraga dan seni.
  • Prestasi kepemimpinan, yang mulai ditambahkan sebagai kategori baru pada tahun ini.

Peran TKA dalam Penerimaan Murid Baru

Menurut Menteri, untuk jalur prestasi akademik, selain nilai rapor, hasil TKA juga akan menjadi pertimbangan penting. Meskipun demikian, ia menegaskan bahwa TKA tidak bersifat wajib bagi seluruh siswa. Siswa yang tidak mengikuti TKA tetap dapat menggunakan nilai rapor sebagai dasar penilaian.

"Namun, mayoritas siswa akan menggunakan TKA karena tingkat objektivitasnya lebih tinggi dibandingkan nilai rapor yang sebagian besar merupakan sodaqoh guru," ujarnya.

Dengan diterapkannya TKA, pemerintah berharap proses seleksi penerimaan murid baru dapat berjalan lebih adil, transparan, dan akuntabel. Selain itu, TKA diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar.

Impak Jangka Panjang

Adopsi TKA diharapkan menjadi langkah strategis dalam memastikan bahwa setiap siswa memiliki kesempatan yang sama dalam proses penerimaan murid baru. Dengan sistem yang lebih objektif, diharapkan tidak ada bias atau ketidakadilan dalam pemilihan siswa berprestasi.

Selain itu, penggunaan TKA juga dapat meningkatkan motivasi siswa untuk belajar lebih giat, karena hasil tes menjadi bagian dari penilaian yang diakui secara nasional. Hal ini tentu akan berdampak positif terhadap kualitas pendidikan secara keseluruhan.

Dengan begitu, TKA tidak hanya menjadi alat evaluasi akademik, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun sistem pendidikan yang lebih berkualitas dan berkelanjutan.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan