Pemerintah Targetkan Belanja Masyarakat Capai Rp 110 Triliun pada Akhir 2025


Pemerintah memiliki target besar untuk meningkatkan belanja masyarakat hingga mencapai angka Rp 110 triliun pada akhir tahun 2025. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa salah satu upaya untuk mencapai target ini adalah melalui berbagai program belanja yang diselenggarakan oleh Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) di seluruh mall. Dalam program tersebut, ditargetkan tercapainya transaksi sebesar Rp 30 triliun.

“Selain itu, kita juga memiliki program Harbolnas (Hari Belanja Online Nasional) yang mencapai sekitar Rp 35 triliun dan ‘Every Purchase its Cheap’. Jadi, sampai akhir tahun ini, kita menargetkan total belanja masyarakat mencapai antara Rp 110 triliun,” ujar Airlangga dalam konferensi pers yang digelar di Pondok Indah Mall, Jakarta Selatan.

Airlangga menjelaskan bahwa berbagai gerai ritel menawarkan potongan harga yang cukup agresif, bahkan bisa mencapai 50 persen. Selain itu, ada tambahan diskon hingga 25 persen serta cashback hingga 10 persen. “Ini semua dilakukan agar dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan belanja masyarakat,” jelasnya.

Di samping dorongan dari konsumsi dalam negeri, Airlangga juga menekankan peran penting sektor pariwisata dalam meningkatkan belanja. Ia menilai, aktivitas wisata belanja tetap menjadi daya tarik utama bagi wisatawan asing.

“Banyak wisatawan datang ke Indonesia dan mencoba pengalaman seperti Whoosh serta berbelanja di Factory Outlet di Bandung. Inilah jenis pariwisata yang akan kita kembangkan agar kualitasnya meningkat. Tahun ini pun, kita telah mencatat rekor sebanyak 13 juta wisatawan,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Budi Santoso dan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri telah membuka program Belanja di Indonesia Aja (BINA) Indonesia Great Sale (BINA Great Sale) 2025. Program ini berlangsung mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.

Ajang belanja akhir tahun ini diikuti sekitar 380 peritel dari 412 pusat perbelanjaan di seluruh Indonesia. Para pelaku usaha menawarkan diskon hingga 80 persen, serta potongan tambahan sebesar 11 persen bagi wisatawan mancanegara yang memanfaatkan fasilitas tax refund.

Program ini merupakan bagian dari rangkaian inisiatif belanja nasional yang digagas oleh Hippindo bersama sejumlah asosiasi ritel. Selama kuartal I hingga III 2025, beberapa program belanja nasional lainnya seperti Bina Diskon Lebaran, Prau Day Mubarak, Merdeka Madness Holiday Sale, Indonesia Shopping Festival, hingga Bina HBD Indonesia telah mencatat total transaksi sebesar Rp 272,39 triliun.

Beberapa program yang telah berjalan sebelumnya juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian. Misalnya, Bina Diskon Lebaran berhasil mendorong peningkatan belanja masyarakat di masa liburan, sementara Indonesia Shopping Festival memberikan kesempatan bagi para pelaku usaha untuk memperluas pasar mereka.

Dengan adanya berbagai program belanja yang terus digelar, diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Selain itu, program-program ini juga menjadi wadah bagi pelaku usaha untuk meningkatkan daya saing dan memperluas pangsa pasar.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan