
aiotrade, JAKARTA - Hery Gunardi, yang saat ini menjabat sebagai Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) atau BRI, mendapatkan penghargaan dari Bisnis Indonesia sebagai National Sharia Finance Transformation Leader. Penghargaan ini diberikan dalam acara BIG Conference 2025 yang diselenggarakan di Raffles Hotel Jakarta, Senin (8/12/2025).
Penghargaan tersebut diberikan atas peran Hery Gunardi dalam memimpin PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) atau BSI, yang berhasil menjadi bank syariah terbesar di Tanah Air. Ia juga menjadi tokoh kunci di balik penggabungan tiga bank syariah BUMN, yaitu PT Bank BRISyariah Tbk. (BRIS), PT Bank Mandiri Syariah, dan PT Bank BNI Syariah pada tahun 2021. Setelah merger, BRIS menjadi entitas yang bertahan dan mampu berkembang lebih cepat dibandingkan rata-rata industri, sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap ekosistem syariah nasional.
Profil Hery Gunardi
Setelah mencapai prestasi yang membanggakan dan membangun fondasi kuat untuk BRIS, Hery Gunardi kemudian ditunjuk memimpin BRI melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Senin (24/3/2025). Selain itu, ia juga menjabat sebagai Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas) periode 2024-2028.
Hery lahir di Bengkulu pada tahun 1962. Ia meraih gelar Sarjana dari Universitas 17 Agustus 1945 dengan bidang Administrasi Niaga pada tahun 1987. Setelahnya, ia melanjutkan studi pascasarjana di University of Oregon AS, fokus pada Finance and Accounting pada tahun 1991. Ia melengkapi pendidikannya dengan gelar Doktor Manajemen Bisnis dari Universitas Padjadjaran pada tahun 2021.
Karier Hery sangat terkait dengan dunia keuangan dan perbankan. Awal karier di industri keuangan dimulai dari Bank Bapindo pada tahun 1991. Pada masa krisis 1998, ia menjadi anggota tim merger yang akhirnya melahirkan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI).
Perjalanan Karier Hery Gunardi
Mengutip laman resmi BSI, Hery diangkat sebagai orang nomor satu di BSI dalam RUPS Luar Biasa (RUPSLB) pada 15 Desember 2020 dan mulai menjabat efektif pada 1 Februari 2021. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Direktur Utama PT Bank Syariah Mandiri sejak 2020-2021 serta Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk pada 2020.
Selama masa kerjanya di Bank Mandiri, Hery pernah menjabat berbagai posisi penting. Beberapa di antaranya adalah Direktur Consumer & Retail Transaction pada 2019-2020, Direktur Bisnis & Jaringan pada 2019, Direktur Bisnis Kecil & Jaringan pada 2018-2019. Ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Distributions Bank Mandiri (2016-2018), Direktur Consumer Banking (2015-2016), serta Direktur Micro & Business Banking (2015), dan Direktur Micro & Retail Banking (2013-2015).
Selain itu, Hery juga pernah menjabat sebagai Presiden Komisaris PT.AXA Mandiri Financial Services pada 2013 sampai dengan 2015. Sebelumnya, ia merupakan EVP Coordinator Consumer Finance dan Senior Executive Vice President Bank Mandiri pada 2013.
Penghargaan BIG-40
BIG 40 memberikan penghargaan kepada 40 tokoh yang memberikan kontribusi signifikan bagi kemajuan Indonesia. Penghargaan ini mencakup berbagai bidang seperti ekonomi dan bisnis; sosial dan politik; budaya dan lingkungan; hingga olahraga, dengan dampak pada skala nasional.
Penghargaan BIG-40 diberikan kepada figur-figur dengan rekam jejak luar biasa: para inspirator nasional, perumus kebijakan yang mendukung perkembangan dunia usaha, pendiri dan pelopor perusahaan berskala besar, tokoh penggerak pembangunan daerah, para eksekutif dan profesional terkemuka, generasi muda visioner, serta para tokoh yang berperan dalam pemberdayaan masyarakat dan penguatan hubungan publik.
Penghargaan ini menjadi wujud penghormatan Bisnis Indonesia Group atas dedikasi, integritas, dan pencapaian para tokoh tersebut. BIG-40 diharapkan tidak hanya mengapresiasi kiprah individu, tetapi juga menghadirkan inspirasi bagi masyarakat dan dunia usaha untuk terus berkontribusi dalam membangun Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar