
Bantuan Sewa Rumah untuk Warga di Kawasan Rawan Longsor
Pemerintah Kabupaten Bandung memberikan bantuan biaya sewa rumah kepada sejumlah warga yang tinggal di kawasan rawan longsor di Kampung Condong, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung. Langkah ini dilakukan sebagai upaya perlindungan sementara bagi warga yang terancam bencana, mengingat potensi curah hujan tinggi hingga Februari 2026.
Bupati Bandung Dadang Supriatna menjelaskan bahwa kebijakan tersebut didasarkan pada informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang memprediksi intensitas hujan tinggi hingga sangat tinggi dalam beberapa bulan ke depan. Kondisi ini membuat kawasan di sekitar tebing longsoran masih berisiko untuk dihuni.
“Wilayah itu (pinggir area longsoran saat ini) masih rawan longsor. Kami memberikan biaya sewa rumah hingga Februari 2026 bagi warga yang terancam,” ujar Dadang di Kabupaten Bandung, Jumat, 12 Desember 2025.
Ia menegaskan, penerima bantuan sewa rumah ditentukan melalui asesmen Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung. Bantuan diberikan segera setelah proses asesmen rampung agar warga dapat segera menempati tempat tinggal yang aman.
“Rumah di area terancam jangan dulu ditempati, paling tidak hingga kondisi betul-betul aman. Selepas warga terancam menempati tempat tinggal, kami terus memantau situasi dan kondisi. Seumpama Februari nanti masih tidak aman, kepala desa membuat laporan. Kami menindaklanjuti dengan memberikan lagi biaya untuk sewa rumah," kata Dadang.
Selain bantuan sewa rumah, Pemkab Bandung juga menyiapkan solusi jangka panjang bagi warga yang rumahnya terdampak langsung longsor. Dadang menyebutkan, warga terdampak akan memperoleh lahan beserta bangunan rumah di lokasi lain yang dinyatakan aman dari ancaman longsor maupun banjir, namun masih berada di wilayah Desa Wargaluyu.
Ia menambahkan, berdasarkan informasi Camat Arjasari Asep Hadian, Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal turut memberikan dukungan berupa lahan dan enam unit rumah bagi warga terdampak. Pemerintah daerah pun mengambil langkah serupa bagi warga yang tinggal di zona sangat rawan.
“Terdapat dua rumah dengan kondisi terancam, tapi letaknya di atas (rumah) yang terdampak dan rusak berat, sangat rawan. Kami menyediakan lahan dan bangunan bagi warga di dua rumah itu. Pembangunan fisik total delapan rumah itu segera berjalan," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Wahyudin mengatakan proses asesmen terhadap warga Kampung Condong yang akan menerima bantuan sewa kontrakan masih terus berjalan.
“Kami melakukan survei bersama Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan,” kata Wahyudin.
Pemkab Bandung berharap, langkah-langkah tersebut dapat meminimalkan risiko korban jiwa serta memastikan warga terdampak longsor mendapatkan tempat tinggal yang aman dan layak selama masa rawan bencana.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar