Pemkot Serang dirikan dapur umum, 12 ribu paket nasi bungkus disiapkan untuk warga terdampak banjir

Pemkot Serang dirikan dapur umum, 12 ribu paket nasi bungkus disiapkan untuk warga terdampak banjir

Laporan Wartawan nurulamin.pro, Muhamad Rifky Juliana

nurulamin.pro, SERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Serang bergerak cepat menangani dampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Kasemen. 

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyediakan dapur umum bagi warga terdampak banjir.

Dapur umum bagi korban banjir di Kota Serang bertempat di Sekolah Yayasan Pendidikan Shohibul Barokah, yang berlokasi di Jl Raya Banten, Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.

Dapur umum tersebut langsung disediakan pada hari yang bersamaan di saat Wakil Wali Kota Serang, Nur Agis Aulia meninjau lokasi banjir di Lingkungan Cikedung, Kampung Keroya Permai, dan Keroya Indah, Kecamatan Kasemen, Sabtu (3/1/2026).

Agis menjelaskan dapur umum bertujuan memastikan kebutuhan logistik dan konsumsi warga terdampak banjir dapat terpenuhi dengan baik, terutama bagi masyarakat yang aktivitasnya terganggu akibat bencana tersebut.

“Pemkot Serang akan membangun dapur umum untuk membantu warga yang terdampak banjir. Ini sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam kondisi darurat seperti sekarang,” ujarnya.

“Sore ini juga kita bangun oleh Dinas Sosial Kota Serang. Nantinya, dapur umum ini akan menjadi pusat pengolahan makanan bagi warga korban banjir,” tambah Agis.

Pantauan di lapangan, Agis terlihat tidak ragu menerjang genangan air yang merendam rumah warga dengan ketinggian hampir sepinggang orang dewasa. 

Ia menyusuri gang ke gang untuk menyapa warga, sekaligus menanyakan kondisi yang mereka alami. 

Agis juga menemui warga yang mengungsi di tempat tinggal sementara akibat rumahnya terendam banjir.

Meski dapur umum belum sepenuhnya berdiri, Agis turut membagikan bantuan kepada warga berupa mie instan, beras, dan makanan siap saji. 

Bantuan ini merupakan hasil kerja sama berbagai pihak untuk meringankan beban warga terdampak banjir.

Selain menyiapkan dapur umum, Pemkot Serang juga melakukan pendataan terhadap warga terdampak serta memantau kondisi rumah dan lingkungan sekitar yang masih terendam banjir.

Agis menegaskan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna mempercepat penanganan pascabanjir.

“Kami ingin memastikan warga mendapatkan bantuan yang dibutuhkan, baik makanan, layanan kesehatan, maupun kebutuhan darurat lainnya,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengimbau masyarakat tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi masih berpeluang terjadi dalam beberapa waktu ke depan. 

Pemkot Serang berkomitmen melakukan penanganan banjir, baik jangka pendek maupun jangka panjang, termasuk perbaikan infrastruktur dan sistem drainase untuk meminimalisir dampak banjir di masa mendatang.

Di lokasi yang sama, Kadinsos Kota Serang, M. Ibra Gholibi, mengatakan diperkirakan ada 4.000 paket nasi bungkus untuk sekali makan yang akan dibagikan kepada warga.

"Kurang lebih sekitar 4.000 ribu paket makanan nasi bungkus yang akan kita siapkan di dapur korban bencana banjir (sekali makan), jadi sekitar 12 ribu paket setiap harinya untuk selama dua sampai tiga hari ke depan," jelas Ibra.

Menurutnya, anggaran paket makanan bagi warga korban banjir bersumber dari bantuan Provinsi Banten kepada Kota Serang, untuk membantu warga agar tidak kesulitan memenuhi kebutuhan makanan setiap harinya pasca rumah-rumah mereka terendam banjir.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan