Pemkot Yogyakarta Laksanakan Gotong Royong Pelestarian Cagar Budaya di Lima Titik

Pemkot Yogyakarta Laksanakan Gotong Royong Pelestarian Cagar Budaya di Lima Titik

Pemkot Yogyakarta Gelar Gotong Royong Pelestarian Kawasan Cagar Budaya

Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) menggelar kegiatan Gotong Royong Pelestarian Kawasan Cagar Budaya yang dilaksanakan serentak di lima lokasi pada Jumat (12/12/2025). Acara ini dipusatkan di Objek Cagar Budaya Donotirto Lanang, Kelurahan Pringgokusuman, Kemantren Gedongtengen. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pelestarian cagar budaya serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat.

Acara dimulai dengan apel pagi yang diikuti oleh berbagai unsur seperti Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Koramil Gedongtengen, Polsek Gedongtengen, pamong wilayah, masyarakat, serta organisasi perangkat daerah terkait. Apel dimulai pukul 08.00 WIB dan dipimpin oleh Master of Ceremony. Pembukaan dilanjutkan dengan sambutan dari Mantri Pamong Praja Gedongtengen yang menjelaskan sejarah singkat Situs Donotirto Lanang sebagai elemen penting lanskap budaya kawasan tersebut.

Ketua Komisi D DPRD Kota Yogyakarta, Darini, S.IP, dalam sambutannya menegaskan pentingnya pelestarian kawasan cagar budaya melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, dan komunitas. Ia menekankan bahwa pelestarian cagar budaya bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Yetti Martanti, S.Sos., MM. Ia menjelaskan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan bagian dari program penguatan pelestarian kawasan cagar budaya. Ia juga menyebut kegiatan ini bersinergi dengan program Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Jogja Cling.

Setelah sambutan, sesi sosialisasi dilanjutkan dengan penjelasan teknis oleh Konservator Ahli BPK Wilayah X, Wikanto Harimurti, S.S., M.A. Ia memaparkan langkah dasar konservasi meliputi pembersihan permukaan lantai, penanganan lumut dan kotoran, pengecatan pada elemen pendukung, serta pentingnya menjaga keaslian material situs.

Pada pukul 08.30 WIB, kegiatan gotong royong dimulai di kawasan Donotirto Lanang, dipimpin Koramil Gedongtengen dan melibatkan TNI, masyarakat, pamong wilayah, serta relawan. Empat lokasi lainnya yang juga melaksanakan kegiatan serupa adalah Candi Donotirto Wadon di Pringgokusuman, Gaok Bausasran di Jl. Hayam Wuruk, Monumen Jumenengan HB IX di Kotagede, dan Benteng Kraton Mataram Kotagede. Seluruh titik kegiatan turut didampingi pamong wilayah dan petugas Dinas Kebudayaan.

Kegiatan gotong royong di lima lokasi berlangsung lancar dan mendapatkan respons positif dari masyarakat. Pemkot Yogyakarta berharap semangat kolaborasi ini terus menjadi kekuatan dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya kota secara berkelanjutan.

Kegiatan Gotong Royong di Lima Lokasi Cagar Budaya

Berikut adalah daftar lokasi yang turut serta dalam kegiatan gotong royong:

  • Candi Donotirto Wadon Berada di Kelurahan Pringgokusuman.
  • Gaok Bausasran Terletak di Jl. Hayam Wuruk.
  • Monumen Jumenengan HB IX Terdapat di Kotagede.
  • Benteng Kraton Mataram Kotagede Salah satu situs sejarah penting di Kota Yogyakarta.

Peran Masyarakat dalam Pelestarian Cagar Budaya

Partisipasi masyarakat sangat penting dalam keberhasilan kegiatan ini. Mereka tidak hanya ikut serta dalam pembersihan dan perawatan objek cagar budaya, tetapi juga memberikan dukungan moril dan mental kepada para pelaku kegiatan. Masyarakat juga diharapkan dapat menjadi agen penyebar informasi tentang pentingnya menjaga warisan budaya.

Langkah-Langkah Teknis dalam Konservasi

Beberapa langkah teknis yang dilakukan dalam kegiatan ini antara lain:

  • Pembersihan permukaan lantai dari debu dan kotoran.
  • Penanganan lumut dan benda-benda asing yang mengganggu struktur bangunan.
  • Pengecatan pada elemen pendukung yang rusak atau membutuhkan perbaikan.
  • Pemantauan keaslian material situs agar tidak terjadi perubahan yang tidak diinginkan.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan