
bali.nurulamin.pro, BADUNG - Kasus bunuh diri di Bali, seperti tidak ada habisnya.
Kali ini seorang pria berinisial IWBP, 27, dilaporkan nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di pohon alpukat, Sabtu (3/1) pagi.
Pemuda warga Banjar Sigaran, Desa Mekar Buana, Kecamatan Abiansemal, Badung, ini diduga bunuh diri lantaran frustasi masalah asmara.
“Korban ditemukan meninggal oleh ayahnya, INM, 57, di pohon alpukat,” ujar PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti kepada awak media.
Kisah tragis ini bermula ketika korban IWBP pamitan dengan ayahnya, INM, untuk membeli rokok di warung.
Korban pergi dengan mengendarai sepeda motor.
Namun, sampai larut malam, korban tak kunjung pulang.
INM saat itu menduga korban pergi ke rumah sang pacar. Sabtu pagi, INM kembali menghubungi korban, tetapi tak ada respons.
Sabtu pukul 10.00 WITA, saksi INM memutuskan berangkat ke kebun melihat tanaman bunga, miliknya.
Saat di kebun, INM justru menemukan motor Nmax DK 6867 FCX, milik anaknya.
INM pun bergegas mencari anaknya dengan menyisir area perkebunan.
Tak berapa lama, INM syok mendapati anaknya justru gantung diri di pohon alpukat.
INM yang panik segera pulang, melapor ke keluarga dan warga, termasuk ke polisi.
Aparat Polsek Abiansemal dan Polres Badung segera ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan identifikasi.
“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” Aiptu Ayu Inastuti.
Terkait dugaan asmara menjadi latar belakang korban nekat bunuh diri, Aiptu Ayu Inastuti tak menampiknya.
Hal ini dibuktikan dari surat yang ditinggalkan korban.
Seusai olah TKP, jenazah korban langsung dikubur ke Setra Desa Mekar Buana, Abiansemal, Badung, Sabtu (3/1) siang. (lia/JPNN)
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar