
SUKABUMI, nurulamin.pro
- Seorang pemuda berinisial DR (30 tahun) tertangkap basah saat mencuri kopi di sebuah warung di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Jumat (2/1/2026).
Video yang menampilkan pemuda tersebut diamankan oleh warga setelah ketahuan mencuri kopi langsung viral di media sosial. Pemuda tersebut terlihat memakai pakaian atribut ormas saat melakukan aksinya.
Kepala Kepolisian Sektor Cibadak, AKP Idji Djubaedi, mengonfirmasi kejadian tersebut. Menurutnya, DR mengambil dua dus kopi sachet di sebuah warung. Namun, aksinya terbongkar dan terjadi aksi kejar-kejaran antara pelaku dan pemilik warung.
“DR yang diduga telah melakukan pencurian dua dus kopi Luwak White Coffee di sebuah warung, pelaku tertangkap dan sempat menjadi sasaran massa,” kata Idji dalam keterangan tertulisnya yang disampaikan pada nurulamin.pro, Sabtu (3/1/2025) sore.
Saat kejadian, DR mengenakan atribut ormas, tetapi ternyata ia bukan bagian dari organisasi tersebut.
“Karena video sewaktu pelaku ditangkap warga memakai baju ormas Gribjaya viral, selanjutnya terduga pelaku membuat video klarifikasi bahwa dia bukan anggota Gribjaya, sekaligus permintaan maaf karena sewaktu melakukan pencurian memakai baju ormas Gribjaya di depan ormas Gribjaya (Sukabumi),” kata Idji.
Tidak hanya itu, saat kejadian pencurian, DR tidak bekerja sendirian. Ia dibantu oleh salah seorang temannya yang berhasil melarikan diri.
Kini, DR harus berhadapan dengan hukum dan mempertanggungjawabkan atas perbuatan yang dilakukannya.
“Temannya berhasil melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor yang dibawanya. Kemudian pelaku, yakni DR, sempat diamankan ke kantor desa Sukadamai lalu dibawa ke Polsek Cibadak beserta barang bukti dua dus kopi,” tutup Idji.
Fakta-Fakta Terkait Kejadian
- Pelaku bernama DR (30 tahun) tertangkap saat mencuri kopi di sebuah warung di Kecamatan Cibadak, Sukabumi.
- Aksi DR terekam dalam video yang viral di media sosial.
- Saat melakukan pencurian, DR mengenakan atribut ormas, meskipun tidak terbukti sebagai anggota resmi.
- Pemilik warung mengetahui aksi DR dan terjadi aksi kejar-kejaran.
- Teman DR berhasil kabur menggunakan sepeda motor, sedangkan DR ditangkap dan dibawa ke kantor polisi.
- DR membuat video klarifikasi bahwa dirinya bukan anggota ormas Gribjaya dan meminta maaf atas perbuatannya.
Dampak Viralnya Video
Video penangkapan DR yang memakai atribut ormas Gribjaya menjadi sorotan publik. Banyak netizen merasa terganggu dengan tindakan DR yang mengenakan atribut ormas tanpa izin.
Beberapa komentar di media sosial menyebut bahwa tindakan DR bisa merusak citra ormas tersebut. Meskipun DR sudah membuat klarifikasi, banyak orang tetap merasa tidak nyaman dengan cara dia bertindak.
Tindakan Hukum yang Mengikuti
Setelah penangkapan, DR dibawa ke kantor polisi untuk menjalani proses hukum. Dia akan dikenakan tuntutan sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
Selain itu, pihak kepolisian juga sedang menyelidiki apakah ada keterlibatan pihak lain dalam kasus ini. Mereka berharap bisa menemukan teman DR yang masih buron.
Penutup
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat bahwa tindakan ilegal seperti pencurian tidak bisa diabaikan. Selain itu, penggunaan atribut ormas tanpa izin juga bisa berdampak negatif.
Dengan adanya penangkapan DR, diharapkan masyarakat lebih waspada dan tidak mudah terpengaruh oleh tindakan yang tidak benar.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar