Pemulihan Banjir Sumatra: 3.200 Relawan Digerakkan Setiap Dua Minggu

Kementerian Kesehatan Tindak Lanjuti Pemulihan Layanan Kesehatan di Wilayah Terdampak Bencana Sumatra

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI telah mengerahkan dan merotasi lebih dari tiga ribu relawan untuk menjaga layanan kesehatan di wilayah terdampak bencana di Sumatra. Relawan ini mencakup 500 tenaga dari Kemenkes, dan pengerahan ini didukung oleh sektor swasta, organisasi profesi, serta TNI.

“Setiap dua minggu kami lakukan rotasi relawan agar pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk di wilayah terpencil dan pengungsian, tetap berjalan dengan baik,” ujar Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin.

Beberapa Daerah Masih Menghadapi Kendala Transportasi


Menkes Budi mengakui ada beberapa daerah terdampak hanya dapat diakses dengan moda transportasi khusus dan memakan waktu tempuh yang lama.

“Ada daerah yang hanya bisa ditempuh dengan perahu, kendaraan khusus, bahkan sepeda motor trail dengan waktu tempuh sampai enam jam. Ini yang terus menjadi perhatian kami,” kata dia.

Empat Puskesmas di Aceh Masih Lumpuh


Sementara, empat puskesmas di Aceh hingga kini belum bisa beroperasi akibat kerusakan parah dan kondisi lumpur yang masih tinggi. Budi menekankan penyelesaiannya memerlukan pendekatan khusus.

“Kalau bisa ada alat berat kecil dan operatornya, kami harap dalam tiga minggu sampai satu bulan ke depan puskesmas tersebut bisa kembali beroperasi,” ujar dia.

Kondisi tersebut adalah bagian dari dampak bencana hidrometeorologi di tiga provinsi Sumatra. Bencana tersebut telah mempengaruhi operasional 867 puskesmas. Sebanyak 180 unit di antaranya sempat tidak berfungsi. Selain itu, total 87 rumah sakit terdampak dan 9 unit sempat tidak beroperasi.

Seluruh RSUD di Lokasi Terdampak Banjir Sumatra Kembali Beroperasi


Sebelumnya, seluruh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di lokasi bencana banjir Sumatra dinyatakan telah kembali beroperasi. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator PMK, Pratikno, dalam rapat koordinasi tingkat menteri, Jumat (2/1/2026).

"Seluruh RSUD di wilayah terdampak saat ini telah kembali beroperasi dan dilakukan mobilisasi relawan-relawan ke wilayah terisolir," ujar Pratikno.

Potensi Banjir Rob, Pemprov DKI Bangun Tanggul Darurat dan Pompa Air

Fenomena Supermoon, BPBD DKI Waspadai Banjir Rob hingga 7 Januari

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan