Pencarian Pelatih Valencia Akibat KM Sakinah Berlanjut


nurulamin.pro, DENPASAR – Tim Search and Rescue (SAR) terus melanjutkan operasi pencarian terhadap pelatih Valencia, Fernando Martin Carreras, beserta dua anaknya yang hilang di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo. Operasi ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat (2/1/2025) hingga Senin (4/1/2025).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, menjelaskan bahwa pencarian dilanjutkan setelah evaluasi tim yang masih optimistis bahwa korban dari kecelakaan KM Sakinah masih bisa ditemukan. Hal ini juga sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2019, yang menyebutkan bahwa pencarian korban harus dilakukan selama tujuh hari berturut-turut, dan dapat diperpanjang jika ada indikasi atau peluang untuk menemukan korban.

"Berdasarkan hasil evaluasi, Tim SAR akan melanjutkan dan memaksimalkan pencarian selama 3 hari," jelas Fathur dalam pernyataannya.

Operasi pencarian ini juga didasari permintaan keluarga korban yang masih berharap adanya kemungkinan besar korban masih bisa ditemukan. Meskipun waktu semakin lama, keluarga tetap tidak menyerah dan terus mendukung upaya pihak berwenang.

Di sisi lain, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi NTT memberikan dukungan penuh terhadap upaya pencarian yang dilakukan Basarnas dan seluruh unsur terkait.

Melki juga menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan doa bersama dan ritual adat sebagai bagian dari ikhtiar kemanusiaan untuk membantu proses pencarian para korban kapal yang tenggelam pada Jumat, 26 Desember 2025.

"Doa dan acara adat ini kami lakukan dengan harapan proses pencarian diberikan kemudahan, petunjuk, dan hasil terbaik, baik dalam menemukan posisi kapal maupun para korban yang masih dicari," tutur Melki.

Selain itu, beberapa lembaga dan organisasi masyarakat juga turut serta dalam operasi pencarian ini. Mereka berkontribusi dalam bentuk bantuan logistik, tenaga, dan dukungan moral kepada keluarga korban.

Beberapa teknologi canggih seperti drone dan alat pencari bawah air juga digunakan untuk meningkatkan efisiensi pencarian. Tim SAR bekerja sama dengan pihak maritim dan otoritas lokal untuk memastikan operasi berjalan lancar.

Meskipun cuaca dan kondisi laut tidak sepenuhnya ideal, tim tetap berkomitmen untuk melakukan pencarian seoptimal mungkin. Mereka mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas di perairan yang rawan.

Proses pencarian ini menjadi bukti komitmen pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keselamatan dan keamanan warga. Dengan kerja sama yang kuat, diharapkan proses pencarian dapat memberikan hasil yang maksimal dan memberikan kepastian bagi keluarga korban.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan