Pencarian Pengunjung Tenggelam di Pantai Mandiri Lanjut Besok

Pencarian Pengunjung Tenggelam di Pantai Mandiri Lanjut Besok

Upaya Pencarian Warga yang Tenggelam di Pantai Mandiri Krui Pesisir Barat Masih Berlangsung

Pencarian terhadap Rizal Wahyudi (30), seorang warga Desa Kali Balangan, Kecamatan Abung Selatan, Kabupaten Lampung Utara, yang tenggelam di laut setelah diseret ombak saat mandi di Pantai Mandiri, Pekon Mandiri Sejati, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat, masih berlangsung. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 3 Januari 2026, sekitar pukul 17.25 WIB.

Meskipun upaya pencarian telah dilakukan, hingga saat ini belum ada hasil yang signifikan. Pencarian dihentikan sementara pada malam hari karena kondisi cuaca dan pencahayaan yang mulai gelap. Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Barat, Roby Arfan, menjelaskan bahwa pencarian hanya dilakukan dalam waktu singkat.

"Kami melakukan pencarian korban yang hanyut di Pantai Mandiri, tetapi hanya sempat dilakukan sebentar dan belum membuahkan hasil. Karena kejadian tersebut terjadi menjelang magrib dan kondisi sudah mulai gelap," ujar Roby Arfan kepada Waktu Lampung Online pada malam hari.

Menurut Roby, pihaknya bersama tim gabungan dari Polairud Polres Pesisir Barat, Badan SAR Nasional (Basarnas), serta masyarakat akan melanjutkan pencarian besok, Minggu, 4 Januari 2026 pagi. Ia juga menyampaikan harapan agar korban dapat segera ditemukan.

"Kami telah berkoordinasi dengan Basarnas, dan besok pagi kami langsung melanjutkan pencarian korban. Semoga korban bisa cepat diketemukan," tambah Roby.

Imbauan untuk Masyarakat yang Berkunjung ke Pesibar

Roby juga mengimbau seluruh masyarakat yang berkunjung ke wilayah Pesisir Barat agar tidak mandi di pantai secara sembarangan. Hal ini dilakukan karena kondisi cuaca yang saat ini sedang tidak stabil.

"Sekarang cuaca memang sedang buruk. Dengan demikian, kami mengimbau seluruh masyarakat yang berkunjung ke Pesibar agar tidak mandi di pantai," ujar Roby.

Tim Gabungan Terus Melakukan Upaya Pencarian

Tim gabungan yang terlibat dalam pencarian ini terdiri dari beberapa instansi dan komunitas lokal. Mereka bekerja sama untuk memastikan bahwa semua kemungkinan terkait lokasi korban telah dieksplorasi. Pencarian akan dilanjutkan pada pagi hari, dengan menggunakan alat dan strategi yang lebih efektif.

  • Tim Polairud Polres Pesisir Barat akan membantu dalam mencari area yang sulit dijangkau.
  • Badan SAR Nasional (Basarnas) akan memberikan bantuan teknis dan logistik.
  • Masyarakat setempat juga turut berpartisipasi dalam mencari informasi atau titik-titik penting di sekitar lokasi kejadian.

Kondisi Cuaca yang Mengkhawatirkan

Selain itu, cuaca yang tidak menentu menjadi salah satu faktor yang memperparah situasi. Ombak yang tinggi dan angin kencang membuat kondisi laut sangat berbahaya bagi pengunjung yang ingin bermain di tepi pantai.

  • Masyarakat diminta untuk selalu memantau perubahan cuaca.
  • Pengunjung diminta untuk tidak mendekati area yang rawan ombak.
  • Jika cuaca memburuk, sebaiknya segera meninggalkan area pantai.

Kesimpulan

Hingga saat ini, pencarian terhadap Rizal Wahyudi masih berlangsung. Meski belum ada hasil yang signifikan, tim gabungan tetap berkomitmen untuk melanjutkan upaya pencarian. Imbauan untuk masyarakat tetap diberlakukan agar tidak mengambil risiko yang tidak perlu. Dengan kerja sama yang baik antara pihak berwenang dan masyarakat, diharapkan korban dapat segera ditemukan.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan