Pencarian Surya yang hanyut di aliran Tukad Badung Bali dilanjutkan besok, Ari: Masih nihil

Pencarian Surya yang hanyut di aliran Tukad Badung Bali dilanjutkan besok, Ari: Masih nihil

nurulamin.pro, DENPASAR- Hasil dari upaya pencarian terhadap Surya Fajar Irawan (37), korban terseret arus di aliran Tukad Badung, Denpasar, Bali, belum membuahkan hasil.

"Untuk sementara hasil pencarian masih nihil (belum membuahkan hasil). Mengingat cuaca saat ini di hulu sudah hujan, untuk sementara tim kita standby kan," ujar Koordinator Pencairan, Putu Ari Yudanta, Sabtu 3 Januari 2026.

Upaya pencarian akan dilanjutkan esok hari oleh Tim SAR gabungan dan akan diperluas hingga ke pintu air Waduk Muara Nusa Dua.

Pihaknya mencurigai jasad Surya telah mengarah ke hilir.

"Untuk titik yang dicurigai kemungkinan karena debit air tadi malam cukup tinggi. Dan pintu air di bendungan juga dibuka. Kemungkinan mengarah ke arah hilir," ungkap Ari Yudanta.

Sebelumnya, Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Denpasar mendapat laporan bahwa terjadi kondisi membahayakan manusia. 

Di mana satu orang korban atas nama Surya Fajar Irawan tenggelam di bawah jembatan Jalan Hasanudin Denpasar diduga terseret arus aliran Tukad Badung. 

Kejadian tersebut terjadi pada hari Jumat, sekitar pukul 20.00 WITA, dan SAR Denpasar baru menerima laporan siang tadi, sekira pukul 11.00 WITA. 

"Mendapat laporan tersebut kami melakukan penyisiran mulai dari LKM (Lokasi Kejadian Musibah) di Jalan Hasanudin. Tim kita bagi menjadi tiga," jelasnya. 

Tim pertama melakukan penyisiran dari Jalan Hasanudin sampai DAM Buagan. 

Lalu tim kedua dari DAM Buagan sampai ke Taman Pancing dan tim yang ketiga melakukan penyisiran di Muara Tukad Badung.

Diberitakan sebelumnya, seorang laki-laki usia 37 tahun dikabarkan terseret arus di aliran Tukad Badung, Jalan Hasanudin saat sedang memancing, pada Jumat malam, sekira pukul 19.00 WITA.

Saat kejadian ada seorang saksi mata yang melihat, dan melakukan pencarian namun tidak mendapatkan hasil. 

Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Denpasar baru mendapatkan informasi laporan siang hari ini pada pukul 11.00 WITA dari Ditsamapta Polda Bali. 

Diketahui identitas korban atas nama Surya Fajar Irawan, beralamat di Kehen Kesiman Petilan, Denpasar Timur.

“Setelah menerima informasi digerakkan personel sebanyak 10 orang dan didukung juga dari unsur SAR terkait,” kata Kepala Kantor SAR Denpasar, I Nyoman Sidakarya.

Kurang lebih satu jam perjalanan, mereka tiba di lokasi dan langsung berkoordinasi dengan tim lainnya yang telah ada di lokasi kejadian. 

Tim SAR gabungan dibagi menjadi tiga Search Rescue Unit (SRU), di mana melakukan penyisiran dari lokasi kejadian menuju Pulau Buru, Taman Pancing hingga Dam Buagan. 

“Area penyisiran kira-kira sejauh empat kilometer. Sampai dengan saat ini upaya pencarian masih berlangsung,” imbuh Sidakarya.

Unsur SAR yang terlibat diantaranya Kantor SAR Denpasar, Ditsamapta Polda Bali, Kodim1611 Denpasar, Polsek Denpasar Barat, Polresta Denpasar, Potensi SAR 115, Balawista Denpasar, TRC BPBD Denpasar, Yayasan Bali Emergency, Arjuna Rescue, Bali Ranger Community, Bima Sakti Rescue, Indonesia Escoting Ambulance dan Nanggala Medica Respon serta masyarakat setempat. (*)

Kumpulan Artikel Bali

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan