Penemuan mayat penuh luka di kandang ayam terungkap, pelaku pembunuhan kesal utangnya ditagih terus

Penemuan mayat penuh luka di kandang ayam terungkap, pelaku pembunuhan kesal utangnya ditagih terus

nurulamin.pro - Penemuan mayat di bekas kandang ayam di Dusun III Desa/Kecamatan Kiarapedes Kabupaten Purwakarta pada Sabtu (10/1/2026) malam terungkap.

Kala itu, mayat korban ditemukan dengan kondisi penuh luka di bagian wajah dan kepala, yang sempat menggegerkan warga setempat.

Kini, jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Purwakarta berhasil menangkap pembunuh Sumarna (55).

Warga Kampung Bongas Kolot Desa Cikadu Kecamatan Cibatu Purwakarta itu ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Sebelum penemuan mayat, warga sempat mendengar teriakan minta tolong.

Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, melalui Kasat Reskrim AKP Uyun Saeful Uyun, membenarkan penangkapan pelaku.

"Alhamdulillah, pelaku sudah berhasil kami ringkus, dalam kurun waktu kurang dari 24 jam," kata Kasat Reskrim AKP Uyun Saeful Uyun, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (11/1/2026) malam, sekitar pukul 21.15 WIB.

Pelaku tunggal berinisial JS (45), warga Kiarapedes Purwakarta, ditangkap di rumahnya tanpa perlawanan.

"Pelaku berinisial JS (45) warga Kiarapedes Purwakarta tersebut ditangkap dirumahnya tanpa perlawanan," katanya.

Motif Pembunuhan

Motif pelaku menghabisi korban secara sadis adalah karena kesal ditagih utang.

"Pelaku punya utang ke korban Rp 100.000, Korban terus nagih, padahal pelaku sudah minta waktu belum bisa bayar. Karena kesal terus ditagih akhirnya pelaku nekat menghabisi nyawa korban," jelasnya.

Pelaku kini diamankan di Gedung Satreskrim Polres Purwakarta untuk menjalani pemeriksaan.

"Atas perbuatannya, pelaku terancam Pasal 458 ayat 1 UU RI No. 1 Tahun 2025, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 15 tahun," tandasnya.

Kronologi Pengungkapan

Kasus ini terungkap berawal dari penemuan mayat korban di depan bekas kandang ayam di Dusun III Desa/Kecamatan Kiarapedes Purwakarta, Sabtu (10/1/2026). Mayat ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka senjata tajam di wajah dan kepala, tertutup terpal.

Berdasarkan keterangan warga, teriakan minta tolong terdengar di lokasi kejadian sebelum mayat ditemukan.

"Warga yang penasaran, akhirnya mengecek bersama dan ternyata ditemukan mayat. Warga langsung lapor polisi," ucap Aa Uyun Al-Garuti.

Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan menemukan sekitar sepuluh titik yang diduga berkaitan dengan aksi kekerasan.

"Hasil olah TKP sementara menunjukkan ada beberapa luka di wajah, kepala, pelipis, serta luka lebam dan luka senjata tajam. Banyak darah juga berceceran. Diduga korban meninggal karena kehabisan darah," ungkap AA Uyun.

"Di TKP polisi juga menemukan adanya barang bukti alat yang digunakan oleh terduga pelaku dalam melakukan perbuatannya," imbuhnya.

Keterangan Keluarga Korban

Kakak Ipar korban, Ujang Rukenda, mengatakan korban pamitan untuk memancing sekitar pukul 11.00 WIB pada Sabtu.

"Namun malam kami, keluarga terkejut setelah mendapat kabar korban ditemukan meninggal dunia ada yang membunuh di wilayah Kiarapedes," ujarnya Minggu (11/1/2026).

Korban disebut pernah bercerita soal utang piutang, namun tidak merinci detailnya.

"Pernah cerita soal utang piutang, tapi tak tahu, utangnya berapa," ucapnya.

(nurulamin.pro/Kompas.com)

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan