Pengacara Banyumas Tewas Ditusuk Kayu di Cilacap, Polisi Selidiki Motif Pelaku

Pengacara Banyumas Tewas Ditusuk Kayu di Cilacap, Polisi Selidiki Motif Pelaku

Pembunuhan Pengacara Banyumas Aris Munadi Terungkap

Pembunuhan terhadap pengacara asal Banyumas, Aris Munadi, akhirnya terungkap setelah jenazahnya ditemukan di hutan wilayah Cilacap. Kasus ini mengejutkan masyarakat karena korban dikenal sebagai anggota Peradi Purwokerto dan memiliki latar belakang hukum yang kuat.

Penetapan Dua Tersangka dalam Kasus Ini

Polres Cilacap telah menetapkan dua tersangka dalam kasus pembunuhan Aris Munadi. Keduanya adalah S (43 tahun) dan J (36 tahun). S ditetapkan sebagai eksekutor utama, sedangkan J bertindak sebagai kaki tangan. Menurut Kapolres Cilacap, Kombes Pol Budi Adhy Buwono, kedua tersangka sebelumnya diperiksa sebagai saksi saat Aris Munadi masih dinyatakan hilang.

Budi menjelaskan bahwa S melakukan pemukulan di bagian leher korban menggunakan kayu. Sementara itu, J membantu memindahkan jenazah Aris Munadi ke mobil milik korban sebelum dibawa ke lokasi penemuan.

Jenazah Ditemukan Setelah Dua Pekan Hilang

Jenazah Aris Munadi ditemukan terkubur di hutan Kubangkangkung, Kecamatan Kawunganten, Cilacap, pada Rabu (10/12/2025) dini hari. Sebelumnya, Aris Munadi dilaporkan hilang sejak Sabtu, 22 November 2025. Ia pamit pergi ke Jeruklegi, Cilacap, diduga terkait kasus hukum yang ia tangani.

Setelah tidak pulang ke rumah hingga malam hari, keluarga akhirnya membuat laporan resmi ke Polresta Banyumas pada Selasa, 25 November 2025. Mobil Aris Munadi ditemukan terparkir di wilayah Kebumen pada 28 November 2025. Pencarian terus dilakukan hingga akhirnya jenazah korban ditemukan setelah hampir tiga pekan hilang.

Motif Masih Dalam Penyelidikan

Meski dua tersangka telah ditetapkan, motif pembunuhan Aris Munadi belum sepenuhnya terungkap. Budi menyatakan bahwa penyidik Satreskrim Polresta Cilacap masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua tersangka untuk menggali lebih dalam tentang alasan di balik pembunuhan ini.

"Kami sedang mendalami motif tersebut melalui pemeriksaan saksi secara maraton," ujar Budi. Ia juga menegaskan bahwa perkembangan kasus akan disampaikan setelah penyidik mengumpulkan cukup bukti.

Diduga Terencana

Dugaan terencana muncul dari keterangan pelaku yang mengaku menyiapkan tujuh lokasi sebagai tempat eksekusi hingga membuang jenazah Aris Munadi. Lokasi eksekusi berada di Jeruklegi, yaitu di area permakaman. Sedangkan lokasi pembuangan jasad berada di Kawunganten, tepatnya di alas Kubangkangkung.

Proses Penyelidikan Berlangsung

Selain itu, polisi juga melakukan koordinasi dengan pihak keluarga dan saksi-saksi terkait. Proses penyelidikan ini dilakukan secara intensif untuk memastikan semua fakta terungkap. Pihak kepolisian juga menegaskan bahwa mereka akan terus memberikan informasi terkini kepada publik seiring berkembangnya penyidikan.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan