
Penangkapan Enam Remaja Gangster yang Viral di Medsos
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya berhasil menangkap enam remaja di bawah umur yang tergabung dalam kelompok gangster bernama "Geng Gaman Mbois Surabayans". Para pelaku ini viral setelah melakukan aksi penyerangan dan perampasan motor di Jalan Bulak Kali Tinjang Baru, Surabaya. Aksi mereka terekam dalam video CCTV dan beredar luas di media sosial.
Pengakuan Pelaku dan Motif Tindakan Mereka
Enam tersangka yang ditangkap memiliki usia berkisar antara 15 hingga 17 tahun. Dari keenamnya, lima orang mengaku memiliki kebiasaan mengonsumsi narkoba jenis sabu. Mereka menyatakan bahwa aksi pencurian dan perampasan motor dilakukan untuk memperoleh uang yang digunakan untuk membeli narkoba. Salah satu tersangka bahkan mengakui bahwa uang hasil penjualan motor curian digunakan untuk memenuhi kebutuhan narkotika.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Wahyu Hidayat menjelaskan bahwa pihaknya langsung melakukan penyelidikan setelah video kejadian tersebut viral di medsos. Setelah melakukan olah TKP dan memeriksa saksi serta rekaman CCTV, petugas berhasil mengidentifikasi para pelaku. Enam tersangka akhirnya ditangkap di kediamannya masing-masing setelah tiga hari penyelidikan.
Aksi Penyerangan dan Perampasan Motor
Aksi penyerangan dan perampasan motor terjadi di Jalan Bulak Kali Tinjang Baru, Surabaya. Saat itu, rombongan pelaku berkonvoi menggunakan motor sambil membawa senjata tajam berupa celurit. Mereka melihat beberapa pemuda yang sedang nongkrong di depan gang permukiman. Meski awalnya melintasi jalanan tersebut, rombongan pelaku memutuskan untuk kembali dan menyerang para pemuda yang sedang berada di gang.
Para pemuda yang merasa terancam oleh kelompok remaja bersenjata tajam lalu kabur masuk ke dalam gang. Akibatnya, salah satu dari mereka meninggalkan motornya tanpa pengawasan. Selanjutnya, para tersangka mengambil motor tersebut dan menjualnya kepada penadah berinisial AD dengan harga sekitar Rp700 ribu.
Pengembangan Kasus dan Pencarian Penadah
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengembangan kasus untuk menangkap AD, penadah motor hasil rampasan. AKBP Wahyu Hidayat menyatakan bahwa tim Jatanras Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menemukan lokasi penadah tersebut.
Video Aksi Gangster yang Viral di Media Sosial
Sebelum penangkapan, video aksi gangster bersenjata celurit viral di media sosial. Video tersebut merekam momen belasan remaja bersenjata celurit menyerang warga di kawasan Jalan Kyai Tambak Deres, Bulak, Surabaya. Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @lovesuroboyo dan telah ditonton sebanyak 237 ribu kali dengan 860 komentar.
Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa kejadian terjadi pada pukul 03.43 dini hari di JL Kyai Tambak Deres depan gudang J&T. Beberapa remaja yang sedang nongkrong di gang sempat mencoba menutup pintu gerbang gang untuk menghindari serangan. Namun, komplotan gangster tetap menyerang dan merampas motor milik salah satu korban.
Tindakan Lanjutan dan Kesimpulan
Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, aksi gangster ini menimbulkan kekhawatiran akan tingkat kejahatan yang semakin marak di wilayah Surabaya. Pihak kepolisian berjanji akan terus mengembangkan kasus ini untuk menangkap semua pelaku dan penadah motor curian.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar