Pengalaman Pertama Naik KRL Baru CLI 225


Dalam kehidupan, sering kali kita menemukan momen-momen yang terasa istimewa tanpa sengaja. Salah satunya adalah pagi ini, ketika saya sedang berada di jalur tiga dan secara tidak sengaja melihat KRL CLI 225 baru tiba. Tentu saja, saya langsung merasa antusias untuk mencoba naik KRL yang baru dibuat oleh PT INKA ini.

Ternyata, hari ini jatuh pada hari Rabu, 17 Desember 2025. Beberapa perjalanan dari stasiun Bogor mengalami keterlambatan karena adanya beberapa perbaikan di salah satu rute stasiun. Akibatnya, KRL baru CLI 225 yang saya tumpangi sempat beberapa kali tertahan akibat masalah sinyal. Perjalanan pagi ini terasa cukup lambat.

Namun, saya merasa terhibur dengan AC yang masih sangat dingin di dalam KRL baru tersebut. Perlahan, mata saya mulai memperhatikan setiap sudut KRL. Setelah diteliti lebih lanjut, ternyata penamaan KRL CLI 225 memiliki makna khusus: CLI (Commuter Line Indonesia), angka 2 menggambarkan generasi kedua dari CLI sebelumnya, dan angka 25 merupakan tahun peresmian KRL tersebut.

Desain dan warna KRL CLI 225 ini terlihat menarik dan unik, menurut saya. Perpaduan antara warna hitam dan merah terlihat epik, dengan garis-garis halus di beberapa bagian. Area kursi KRL terasa lebih tebal dan berwarna merah bermotif. Untuk kursi prioritas, warnanya biru. Dari informasi yang diberikan oleh beberapa media, terdapat juga area khusus untuk kursi roda, yang berada di dekat area kursi prioritas.

Pegangan di KRL berwarna hijau dan beberapa lainnya berwarna kuning. Ukurannya terasa cukup sedang, memberikan ruang yang nyaman untuk tangan kita jika membutuhkan pegangan kuat. Bentuknya berbentuk segitiga, sementara bagasi penyimpanan barang terlihat kokoh seperti CLI sebelumnya, meskipun tidak se-flat bagasi KRL tipe lama. Secara ukuran, bagasi ini tidak full sepanjang bangku KRL.

Di setiap gerbong, terdapat dua buah AC. Layar monitor sudah digital dan menampilkan informasi rute, posisi, serta tujuan. Secara keseluruhan, tampilan layar agak mirip dengan CLI 125, hanya saja beda tampilan dan warna. Informasi yang disajikan cukup informatif dan membantu para penumpang untuk mengetahui posisi mereka saat ini.

Jendela KRL juga terasa lebih lapang dan estetik. Saya suka dengan model jendela seperti ini. Entah karena KRL ini masih baru atau memang benar-benar lebih luas. Jarak antara bangku di sisi kanan dan kiri terasa lebih lapang. Menurut informasi dari salah satu teman penggemar KRL yang hadir dalam acara uji coba di hari Selasa 16 Desember 2025 kemarin, setiap gerbong bisa menampung hingga 283 orang.

Secara resmi, KRL CLI 225 melayani rute Jakarta-Bogor dan Manggarai-Bogor. Alhamdulillah, pengguna KRL Bogor kini bisa merasakan kenyamanan naik KRL baru ini. Apalagi, KRL ini baru saja diluncurkan kemarin dan masih terasa segar.

Saya termasuk salah satu orang yang beruntung di hari ini. Kebetulan saya berhasil mendapatkan tempat duduk. KRL tiba di jalur tiga, dan saya sudah standby di sana. Saat itu, saya sedang iseng memotret pemandangan gunung. Pagi ini, gunung tampak begitu mempesona meskipun langitnya tidak terlalu cerah.

Kedepannya, KRL CLI 225 ini akan beroperasi di rute mana saja? Apakah ada perubahan? Sampai saat ini, informasi yang tersedia masih terbatas pada rute Bogor-Jakarta atau sebaliknya, serta Bogor-Manggarai atau sebaliknya.

Semoga dengan bertambahnya KRL baru yang dibuat oleh lokal, dapat membantu menampung jumlah penumpang yang semakin meningkat. Sebab, KRL memang menjadi andalan banyak orang. Harga terjangkau, memiliki jalur sendiri (tidak macet), lebih ramah lingkungan (karena orang-orang sekarang mulai peduli akan hal ini). Perjalanan lebih terukur dan rute yang tersedia cukup mengcover kebutuhan harian untuk pergi kuliah, sekolah, bekerja, berbisnis, dan berjualan, dll.

Hanya saja, perjalanan hari ini cukup membuat kepala saya pusing. Banyaknya penundaan akibat sinyal masuk membuat perjalanan ini lebih lama dari biasanya. Estimasi waktu yang biasa saya gunakan jadi terasa meleset banget.

Di balik rasa syukur, ada sedikit keluhan karena memang sedang berburu waktu. Mungkin kalau lagi santai, lebih baik menikmati perjalanan dengan KRL baru ini.

Bagaimana sobat kompasiner, sudah pernah mencoba naik KRL CLI 225 juga? Bagaimana kesan dan pengalamannya? Yuk, ceritakan di komentar.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan