nurulamin.pro.CO.ID - JAKARTA
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) atau BCA melalui program Desa Bakti BCA berupaya memperkuat bisnis pariwisata berbasis komunitas dengan mendorong pengembangan destinasi, peningkatan kapasitas pelaku usaha, serta perluasan akses pasar bagi desa wisata. Pendekatan ini diarahkan untuk menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat rantai usaha lokal dari hulu ke hilir.
Program Desa Bakti BCA saat ini memberikan pendampingan komprehensif kepada 27 desa wisata di berbagai daerah. Pembinaan difokuskan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan atraksi dan layanan wisata, literasi keuangan, hingga pemberdayaan UMKM agar mampu naik kelas dan terhubung dengan pasar yang lebih luas. Dengan skema tersebut, desa wisata tidak hanya mengandalkan kunjungan, tetapi juga mampu mengembangkan produk turunan, memperpanjang lama tinggal wisatawan, dan meningkatkan perputaran ekonomi di tingkat lokal.
Direktur BCA Antonius Widodo Mulyono menilai pariwisata lokal memiliki potensi besar sebagai mesin pertumbuhan ekonomi daerah. Menurut dia, pengelolaan yang tepat dapat menghadirkan manfaat ganda, mulai dari peningkatan pendapatan masyarakat, pelestarian budaya, hingga keberlanjutan lingkungan. “Pariwisata lokal dapat tumbuh menjadi destinasi unggulan yang memberi nilai ekonomi sekaligus menjaga identitas dan keberlanjutan. Kunci utamanya adalah kolaborasi dan penguatan kapasitas,” ujarnya dalam siaran pers, Sabtu (13/12/2025).
Melalui Bakti BCA, perseroan berupaya memantik inovasi bisnis di desa wisata, memperbaiki tata kelola, serta membuka ruang kemajuan bagi pelaku usaha lokal. Strategi ini sejalan dengan pandangan BCA bahwa perekonomian nasional yang kuat bertumpu pada desa yang berdaya dan mampu mengelola potensi ekonominya secara mandiri.
Berikut beberapa langkah yang dilakukan oleh BCA dalam mendukung pengembangan pariwisata berbasis komunitas:
- Peningkatan Kapasitas Pelaku Usaha: BCA memberikan pelatihan dan bimbingan teknis kepada pelaku usaha lokal untuk meningkatkan keterampilan dalam pengelolaan bisnis, pemasaran, dan pelayanan.
- Pengembangan Destinasi Wisata: Program ini fokus pada pengembangan atraksi dan layanan wisata yang sesuai dengan keunikan lokal, sehingga dapat menarik minat wisatawan.
- Literasi Keuangan: Pelatihan tentang manajemen keuangan diberikan kepada pelaku usaha agar mereka mampu mengelola keuangan secara efektif dan berkelanjutan.
- Pemberdayaan UMKM: BCA membantu UMKM untuk meningkatkan kualitas produk dan memperluas jaringan pemasaran, termasuk melalui platform digital.
- Kolaborasi dengan Pemerintah dan Komunitas: BCA bekerja sama dengan pemerintah setempat dan komunitas lokal untuk memastikan pengelolaan pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif.
Ke depan, BCA menegaskan akan terus memperkuat pendampingan agar desa wisata semakin adaptif, kompetitif, dan konsisten menciptakan manfaat ekonomi jangka panjang. Upaya pengembangan tersebut turut mendapatkan pengakuan pada ajang Wonderful Indonesia Award 2025, di mana tiga desa binaan Bakti BCA meraih penghargaan di kategori desa wisata dan kelompok sadar wisata, sementara BCA juga menerima apresiasi sebagai mitra kolaboratif pengembangan desa wisata.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar