
Progres Pembangunan Jembatan Darurat di Bireuen
Pembangunan jembatan darurat yang terkena dampak banjir bandang di Aceh terus berlangsung dengan semangat tinggi. Pekerjaan penyambungan jembatan bailey dengan jembatan rangka baja Teupin Mane di Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, sedang dilakukan oleh petugas gabungan. Tujuan utamanya adalah agar jembatan bisa segera digunakan kembali untuk melayani kebutuhan masyarakat.
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh bekerja sama dengan Satuan Kerja PJN dan PPK 3.6 Provinsi Aceh menargetkan jembatan darurat tersebut dapat tersambung pada Jumat (12/12/2025) malam. Dengan demikian, jembatan diperkirakan sudah dapat dilintasi kendaraan bermotor pada Minggu (14/12/2025). Hal ini menjadi penting karena akan mempercepat mobilitas masyarakat serta distribusi logistik ke wilayah Bener Meriah dan Aceh Tengah (Takengon).
Semangat Gotong Royong dalam Pengerjaan
Pantauan di lokasi menunjukkan semangat tinggi dari semua pihak yang terlibat. Personel TNI dari Satuan Zeni Tempur (Zipur) bekerja bahu-membahu dengan tim BPJN Aceh, Satker PJN, dan PPK 3.6 untuk menghubungkan jembatan bailey dengan lantai jembatan rangka baja yang sebelumnya putus akibat diterjang banjir dan opritnya rusak parah.
Dua unit alat berat jenis excavator dikerahkan untuk memperlancar proses pemasangan. Excavator digunakan untuk meletakkan pemberat pada segmen belakang jembatan, sementara petugas lain memasang roda penggerak di bawah leger jembatan agar rangkaian bailey bisa didorong menuju lantai dasar jembatan.
Proses Pengerjaan yang Berlangsung Sepanjang Hari
Menurut Febi Lesmana dari BPJN Aceh, pekerjaan dilakukan sejak pagi hingga dini hari, bahkan sampai pukul 02.00 WIB. Hingga Jumat siang, sekitar setengah dari jembatan bailey sepanjang 52 meter sudah berhasil didorong ke arah jembatan rangka baja, masuk sekitar 30 meter ke abutmen dan tengah jembatan.
Target hari ini jembatan bisa tersambung. Tadi malam sebenarnya sudah hampir tembus, tetapi karena hujan deras dan kondisi petugas kelelahan, pekerjaan dihentikan demi keselamatan, ujarnya.
Saat ini, sekitar 15 meter lagi yang harus didorong agar jembatan bailey benar-benar menyatu dengan jembatan rangka baja Teupin Mane. Setelah tersambung, pekerjaan akan dilanjutkan dengan pemasangan lantai jembatan. Jika semua berjalan sesuai rencana, jembatan sudah bisa dilalui kendaraan pada Minggu (14/12/2025).
Harapan Masyarakat dan Perbaikan Jalan Sementara
Febi Lesmana berharap masyarakat bersabar dan mendoakan agar pekerjaan cepat selesai. Dengan tersambungnya jembatan darurat ini, akses jalan yang sempat terputus menuju Dataran Tinggi Gayo akan kembali terbuka, sehingga mobilitas masyarakat dan distribusi logistik ke wilayah Bener Meriah dan Aceh Tengah (Takengon) bisa berjalan lancar.
Selain pembangunan jembatan, petugas juga meninjau kondisi jalan sementara yang sudah bisa dilalui hingga Tanjuk Enang-Enang. Meski masih terdapat beberapa titik kerusakan, jalur tersebut akan diperbaiki secara bertahap setelah akses utama melalui jembatan Teupin Mane kembali berfungsi.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar