MIMIKA, nurulamin.pro
- Aksi tawuran yang melibatkan penggunaan petasan dan kembang api terjadi di Jalan Koperapoka, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Peristiwa ini menimbulkan kekhawatiran bagi warga setempat.
Peristiwa tersebut berlangsung selama dua malam berturut-turut, dimulai pada Rabu (24/12/2025). Saat kejadian, warga terlihat panik dan lari berhamburan. Sebagai respons, polisi telah meningkatkan patroli di wilayah tersebut.
Petasan dan kembang api yang dilemparkan oleh sekelompok remaja meledak dan menghasilkan percikan api yang menimpa atap bangunan warga. Beruntung, warga cepat merespons dan berhasil memadamkan api sebelum terjadi kebakaran.
Kapolsek Mimika Baru AKP Putut Yudha Pratama menyatakan bahwa para pelaku tawuran langsung kabur ketika petugas tiba di lokasi. Hingga saat ini, belum ada pelaku yang berhasil diamankan.
Putut juga menyampaikan bahwa pihaknya masih belum mengetahui motif dari peristiwa tersebut. "Kejadian terjadi dua malam berturut-turut. Saat kami datang, mereka langsung kabur dan tidak ada yang kami amankan. Oleh karena itu, sampai saat ini kami belum mengetahui apa motivasi mereka," ujar Kapolsek Mimika Baru (Miru) AKP Putut Yudha Pratama, Jumat (26/12/2025).
Polisi Tingkatkan Patroli
Putut menjelaskan bahwa saat ini sedang dilakukan peningkatan patroli di wilayah tersebut. Selain itu, Bhabinkamtibmas Koperapoka juga hadir untuk memberikan larangan keras terhadap tawuran menggunakan petasan dan kembang api.
Polsek Mimika Baru berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam melaporkan kejadian serupa. Untuk keperluan pelaporan, Polsek Mimika Baru menyediakan layanan call center dengan nomor +62 812-4010-7786.
Kapolsek juga meminta kepada orang tua agar senantiasa mengawasi anak-anak mereka. "Kami akan segera merespons jika ada laporan. Kami juga meminta orang tua untuk lebih aktif mengawasi anak-anak mereka. Karena penggunaan petasan dan kembang api, terutama dalam tawuran, sangat berbahaya dan bisa merugikan banyak orang," ujar Putut.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar