Pengrajin Konveksi Minta Pemerintah Tingkatkan Kualitas Sumber Daya dan Akses Dana

Pengrajin Konveksi Minta Pemerintah Tingkatkan Kualitas Sumber Daya dan Akses Dana

Kebutuhan Dukungan Pemerintah untuk Industri Konveksi IKM

Ketua Umum Ikatan Pengusaha Konveksi Bandung (IPKB), Nandi Herdiaman, menyampaikan permintaan penting kepada pemerintah terkait dukungan yang diberikan kepada pelaku industri kecil dan menengah (IKM) konveksi. Ia menilai bahwa saat ini, kualitas sumber daya manusia (SDM) penjahit masih menjadi tantangan besar dalam memenuhi permintaan pasar yang meningkat.

Peningkatan Permintaan Produk Konveksi

Setelah adanya pelarangan pakaian impor ilegal, permintaan terhadap produk konveksi dalam negeri mulai meningkat. Namun, kapasitas SDM saat ini belum mampu mengimbangi lonjakan permintaan tersebut. Hal ini membuat para pelaku IKM menghadapi tantangan besar, terutama dalam hal keterbatasan tenaga penjahit yang terampil dan produktif.

Nandi menekankan bahwa perlu adanya program pelatihan dan pembinaan yang benar-benar menyentuh usaha kecil dan menengah. Ia menilai bahwa pelatihan yang ada saat ini cenderung lebih berfokus pada kebutuhan industri garmen berskala besar, bukan pada pelaku usaha kecil dan menengah.

Jangan hanya program pelatihan jahit untuk garmen perusahaan skala besar, tetapi harus ada program SDM untuk pelaku usaha kecil menengah, ujarnya.

Permodalan dan Pembinaan untuk Produksi IKM

Selain pelatihan, Nandi juga meminta dukungan permodalan dan pembinaan untuk meningkatkan kapasitas produksi IKM konveksi. Ia meyakini bahwa dengan penyediaan SDM yang berkualitas, produk dalam negeri bisa kembali berjaya di pasar.

Kami yakin bahwa dengan adanya program penyediaan SDM yang berkualitas, produk dalam negeri dapat bangkit kembali menjadi raja di negeri sendiri, ujarnya.

Persiapan untuk Daya Saing Global

Dia menambahkan bahwa pelaku IKM tidak hanya meminta perlindungan dari masuknya produk luar negeri, tetapi juga menginginkan persiapan yang matang agar dapat berdaya saing di pasar global.

Kami siap untuk bekerja sama dengan pemerintah untuk meningkatkan industri konveksi di Indonesia. Mohon dipersiapkan SDM yang betul-betul andal, kata Nandi.

Tantangan yang Dihadapi Pelaku IKM

Beberapa tantangan utama yang dihadapi oleh pelaku IKM konveksi antara lain:

  • Kurangnya jumlah tenaga kerja yang terampil dan memiliki keterampilan jahit yang memadai.
  • Keterbatasan akses terhadap modal usaha yang cukup untuk meningkatkan produksi.
  • Minimnya program pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan usaha kecil dan menengah.
  • Persaingan dengan produk impor yang masih marak meskipun sudah ada larangan.

Solusi yang Ditawarkan

Untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut, Nandi menyarankan beberapa solusi yang perlu dilakukan pemerintah:

  • Membuat program pelatihan khusus untuk pelaku IKM konveksi.
  • Memberikan bantuan permodalan yang mudah diakses dan sesuai dengan kebutuhan usaha kecil dan menengah.
  • Membentuk sistem pembinaan yang berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas SDM.
  • Menjalin kerja sama dengan lembaga pelatihan dan institusi pendidikan untuk menciptakan SDM yang berkualitas.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan industri konveksi dalam negeri dapat kembali bangkit dan mampu bersaing di pasar global.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan