Pengunjung Taman Safari Bogor Lompat dari Mobil, Lempar Benda ke Kandang Jerapah

Pengunjung Taman Safari Bogor Lompat dari Mobil, Lempar Benda ke Kandang Jerapah

Insiden Pengunjung yang Melanggar Aturan di Taman Safari Bogor Kembali Viral

Taman Safari Bogor kembali menjadi sorotan setelah seorang pengunjung nekat melanggar aturan yang berlaku di kawasan tersebut. Aksi yang dilakukan oleh wanita tersebut tidak hanya membahayakan dirinya sendiri, tetapi juga mengancam keselamatan satwa yang tinggal di area tersebut.

Video yang menampilkan aksi tersebut kini viral di media sosial. Dalam rekaman yang diunggah oleh akun @vivisvtr, terlihat seorang wanita berbusana hitam dengan rok abu-abu keluar dari mobilnya dan mendekati kandang jerapah. Ia kemudian melemparkan sesuatu ke arah satwa tersebut. Aksi ini dilakukannya hingga dua kali, meskipun pengunjung lain tetap mematuhi aturan dengan memberi makan jerapah dari dalam kendaraan.

Di lokasi kejadian, terpampang jelas pengumuman larangan: “Sepanjang jalan ini dilarang keluar dari mobil.” Namun, wanita tersebut tetap melanggar aturan tersebut dan mendekat ke kandang satwa. Akun @vivisvtr menyebut bahwa video itu dikirim oleh temannya yang berkunjung ke Taman Safari pada Selasa (30/12/2025). Ia mengaku geram dengan perilaku pengunjung yang dianggap membahayakan diri sendiri.

“Padahal udah jelas ada larangan turun dari mobil segede itu, tapi masih aja ada manusia lalai yang nekat membahayakan diri sendiri! Ga abis pikir,” tulisnya.

Tanggapan Taman Safari

Hingga kini pihak Taman Safari Bogor belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden terbaru tersebut. Namun, kasus serupa pernah terjadi pada Februari 2025, ketika satu keluarga kepergok keluar mobil di area satwa. Senior VP Marketing Taman Safari Indonesia (TSI), Alexander Zulkarnain, kala itu menegaskan pihaknya akan memberikan sanksi tegas berupa blacklist terhadap pengunjung yang melanggar aturan.

Plat nomor kendaraan dicatat agar mereka tidak lagi diizinkan masuk ke TSI. Alex menekankan bahwa Taman Safari Indonesia adalah lembaga konservasi in-situ yang berkomitmen pada perlindungan satwa sesuai regulasi pemerintah. Ia mengingatkan pengunjung agar selalu berada di dalam kendaraan dan mengikuti arahan petugas.

“Kami menegaskan bahwa tindakan tersebut sangat berbahaya dan melanggar peraturan Taman Safari Indonesia. Keselamatan pengunjung dan kesejahteraan satwa adalah prioritas utama kami,” ujarnya.

Alternatif Interaksi Aman

Sebagai alternatif interaksi aman, pengunjung disarankan mendatangi area Baby Zoo, di mana mereka bisa berinteraksi langsung dengan satwa di bawah pengawasan tim perawat hewan. Area ini dirancang untuk memberikan pengalaman edukasi dan keselamatan bagi pengunjung.

Insiden ini kembali menjadi sorotan publik dan memicu perdebatan soal kedisiplinan pengunjung serta pentingnya edukasi keselamatan di kawasan konservasi satwa.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan