
Bournemouth Jadi Target Berikutnya bagi Manchester United
Manchester United kini menghadapi pertandingan melawan Bournemouth, dengan banyak spekulasi mengenai komposisi tim yang akan diturunkan oleh pelatih asal Portugal, Ruben Amorim. Khususnya di lini depan, para pemain seperti Bryan Mbeumo dan Amad Diallo, bersama Noussair Mazraoui, kemungkinan besar akan tampil dalam pertandingan tersebut sebelum mereka berangkat ke AFCON. Meskipun ketiganya terlihat berlatih bersama tim utama pada hari Kamis, masih belum jelas apakah mereka akan menjadi pilihan utama.
Di sisi lain, Benjamin Sesko, pemain bernilai 74 juta poundsterling, tidak terlibat dalam latihan tim utama. Pemain Slovenia ini mengalami cedera lutut saat melawan Tottenham Hotspur bulan lalu dan belum jelas apakah ia akan kembali bermain. Sejak kedatangannya dari RB Leipzig pada musim panas lalu, Sesko hanya mencetak dua gol. Ia keluar lapangan setelah menyia-nyiakan dua peluang dalam pertandingan imbang 2-2 di London utara.
Meskipun Amorim menyebutkan adanya "kesulitan" awal, kehilangan Sesko tetap menjadi pukulan telak bagi Manchester United. Saat ini, klub hanya memiliki Joshua Zirkzee sebagai penyerang utama, yang menyebut dirinya sebagai "pemain nomor sembilan setengah". Beban dan ketergantungan pada Sesko bisa diatasi pada tahun 2026 dengan kemungkinan mendatangkan striker tengah baru.
Pencarian Striker oleh Manchester United
Selama musim panas, Manchester United sempat mempertimbangkan untuk mendatangkan pemain berpengalaman seperti Ollie Watkins, Mbeumo, dan Matheus Cunha. Namun, akhirnya klub memilih untuk mengambil risiko dengan mendatangkan Sesko. Keputusan ini mungkin terlalu dini, karena sesuai laporan, Sesko belum membuktikan bahwa ia mampu menyelesaikan masalah lini depan United.
Sejak era Robin van Persie, belum ada pemain Manchester United yang mencetak 20 gol di Premier League dalam satu musim. Zirkzee dan Rasmus Hojlund hanya mencetak tujuh gol di kasta tertinggi pada musim 2024/25. Dengan situasi ini, Caught Offside melaporkan bahwa Manchester United bisa ikut bersaing untuk mendapatkan penyerang tambahan, termasuk Joaquin Panichelli dari RC Strasbourg.
Joaquin Panichelli: Alternatif yang Menarik
Tim asuhan Enzo Maresca memegang keunggulan dalam persaingan untuk mendapatkan tanda tangan Panichelli, karena koneksi mereka dengan BlueCo. Namun, Manchester United dan Aston Villa diyakini telah menyatakan minat melalui perantara.
Joaquin Panichelli, yang berusia 23 tahun, menikmati musim gemilang di Ligue 1, mencetak sembilan gol dalam 15 penampilan. Penyerang ini juga menunjukkan performa yang solid di bawah pengawasan Liam Rosenior. Statistik Transfermarkt menunjukkan bahwa ia berada di posisi keenam teratas dalam hal jumlah gol di lima liga top Eropa.
Panichelli juga menarik perhatian karena etos kerjanya di lapangan, dengan peringkat 2 persen teratas untuk intersepsi dan 7 persen teratas untuk tekel per 90 menit. Ini menjadi perbandingan yang jauh berbeda dengan Sesko, yang berada di peringkat 35 persen terbawah untuk intersepsi dan 12 persen terbawah untuk tekel.
Joshua Zirkzee Ingin Tetap di Manchester United
Striker Manchester United, Joshua Zirkzee, dilaporkan ingin tetap berada di klub meskipun ada minat dari AS Roma. Meski kesulitan mendapatkan kesempatan bermain reguler, ia bersedia bertahan di Old Trafford. Pemain asal Belanda ini membutuhkan kesempatan bermain reguler di tahap kariernya saat ini, dan duduk di bangku cadangan tidak akan menguntungkannya.
Zirkzee adalah pemain berkualitas, dan ia telah menunjukkan kemampuannya di masa lalu. Pemain berusia 24 tahun ini memiliki fisik dan kemampuan teknis untuk bersaing di level tertinggi, tetapi ia belum mendapatkan kesempatan bermain secara konsisten di tim utama. Ia mungkin akan mendapatkan kesempatan tersebut selama AFCON, dan akan menarik untuk melihat apakah ia mampu memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya.
Bryan Mbeumo dan Amad Diallo Siap Berlaga di AFCON
Bryan Mbeumo dan Amad Diallo akan menjalani tugas internasional selama AFCON. Wajar untuk berasumsi bahwa pemain internasional Belanda itu bisa mendapatkan lebih banyak kesempatan selama waktu tersebut. Masih harus dilihat apakah dia mampu menampilkan performa yang mengesankan dan meyakinkan manajer untuk memberinya lebih banyak kesempatan bermain sebagai starter.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar