Penonton membeludak, pengunjung Planetarium Jakarta berharap ada penambahan kuota tiket

Penonton membeludak, pengunjung Planetarium Jakarta berharap ada penambahan kuota tiket

Laporan Yolanda Putri Dewanti

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA -- Planetarium dan Observatorium Jakarta menjadi salah satu daya tarik wisatawan pada libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Setiap hari, ribuan penonton memadati pertunjukan edukasi tentang antariksa di planetarium yang berlokasi di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, ini.

Tingginya minat masyarakat untuk menyaksikan pertunjukan  masih terlihat hingga akhir pekan ini, Sabtu (3/1/2026).

Pantauan di lokasi, pengunjung dari berbagai daerah datang bersama keluarga sejak pagi. Mereka berharap bisa menikmati pengalaman edukatif mengenal antariksa.

Namun, keterbatasan kuota tiket harian kerap menjadi kendala yang menimbulkan kekecewaan.

Hal itu diakui Bunga (35), salah satu pengunjung yang datang bersama keluarganya dari Tangerang, Banten.

Dia mengaku antusias mengajak anak-anaknya ke Planetarium Jakarta karena ada sisi edukasinya. 

Menurutnya, pertunjukan ini menjadi sarana belajar yang menyenangkan sekaligus momen liburan keluarga. Sayangnya, jumlah tiket yang terbatas membuat tidak semua pengunjung bisa terakomodasi, terutama saat hari libur.

“Kalau akhir pekan atau libur panjang, peminatnya banyak sekali. Tapi tiketnya cepat habis. Menurut saya, kuotanya masih terlalu sedikit untuk menampung antusiasme pengunjung,” ujar Bunga, Sabtu (3/1/2026).

Selain berharap kuota tiket diperbanyak, Bunga juga menyoroti pentingnya keterbukaan informasi.

Ia menilai pengumuman terkait kuota harian dan jadwal pertunjukan seharusnya dapat diakses dengan mudah melalui situs resmi maupun media sosial Planetarium.

“Pengumuman kuota di web atau Instagram harus jelas, supaya orang bisa tahu sejak awal dan tidak antre sia-sia,” katanya.

Ia juga mengusulkan adanya sistem waiting list yang lebih transparan.

Menurutnya, ketidakpastian ketersediaan tiket sering kali membuat rencana liburan keluarga menjadi kurang maksimal, terlebih ketika anak-anak sudah terlanjur menaruh harapan besar.

“Anak-anak sudah excited, sudah bayangin lihat planet dan bintang. Tapi begitu tahu tiket habis, mereka kecewa. Kalau kuotanya bisa ditambah, pasti lebih banyak anak yang bisa ikut belajar di sini,” ucapnya.

Bunga berharap ke depan pengelola Planetarium dapat menata sistem pembelian tiket dengan lebih baik, termasuk pembaruan informasi secara berkala di media sosial resmi.

Dengan pengelolaan yang lebih tertata, ia yakin pengalaman berkunjung ke Planetarium Jakarta akan semakin nyaman dan berkesan bagi masyarakat.

Pembagian Sesi Pertunjukan

1. Hari Selasa, Rabu, dan Kamis

Show 1 & Show 2: Dikhususkan untuk rombongan sekolah.

Show 3 (15.30 WIB) & Show 4 (18.30 WIB): Dibuka untuk pelajar dan pengunjung umum.

2. Hari Jumat, Sabtu, dan Minggu

Seluruh sesi (Show 1–Show 4): Dibuka untuk pengunjung umum.

Penyesuaian waktu pertunjukan:

Show 2: pukul 14.00 WIB

Show 3: pukul 16.00 WIB

Aturan Pembelian Tiket On the Spot (OTS)

Jakpro menyampaikan bahwa pembelian tiket secara langsung di lokasi dibuka satu jam sebelum pertunjukan dimulai, dengan kuota terbatas di setiap sesi. Rincian kuota tiket per sesi:

Tiket umum: 70 tiket

Tiket pelajar: 20 tiket

Tiket difabel dan pendamping: 5 tiket

Jam Operasional Loket OTS

1. Show 1 Pukul 09.00–10.00 WIB

2. Show 2 Selasa–Kamis: 12.00–13.00 WIB Jumat–Minggu: 13.00–14.00 WIB

3. Show 3 Selasa–Kamis: 14.30–15.30 WIB Jumat–Minggu: 15.00–16.00 WIB

4. Show 4 Pukul 17.30–18.30 WIB (setiap hari operasional).(m27)

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan