
Refleksi Akhir Tahun dan Kebersamaan di DPC PDIP Gresik
Di akhir tahun 2025, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gresik menggelar kegiatan doa bersama dan santunan anak yatim di kantor DPC sebagai bentuk refleksi atas perjalanan selama setahun terakhir. Acara ini digelar pada Rabu (31/12/2025) dan menjadi momen penting untuk mengevaluasi kinerja partai sekaligus memanjatkan doa untuk tahun yang akan datang.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah untuk berbagi kebahagiaan, tetapi juga menjadi jembatan spiritual bagi ratusan kader partai. Di tengah euforia pergantian tahun, PDIP Gresik memilih untuk menggelar tasyakuran dengan penuh kekhidmatan dan kekeluargaan. Acara ini juga menjadi wujud syukur atas pengukuhan pengurus baru masa bakti 2025-2030 yang dilaksanakan dalam Konfercab di Surabaya beberapa waktu lalu.
Evaluasi Kinerja dan Doa Bersama
Wakil Ketua Bidang Keagamaan DPC PDIP Gresik, Nasikhul Khakim, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk merefleksikan kinerja partai sepanjang tahun dan memanjatkan doa terbaik menyongsong tahun 2026. Ia menekankan bahwa doa bersama ini adalah cara untuk memperkuat kebersamaan dan spiritualitas antara kader partai.
"Kami melihat acara ini sebagai kesempatan untuk mengevaluasi segala yang telah dikerjakan selama setahun, serta memohon perlindungan dan arahan dari Tuhan," ujar Nasik, sapaan akrabnya.
Rasa Syukur atas Pengukuhan Pengurus Baru
Momen ini terasa lebih istimewa karena bertepatan dengan masa awal pengabdian jajaran pengurus baru. Bendahara DPC PDIP Gresik, H Nadlir, menyampaikan bahwa tasyakuran ini juga menjadi bentuk rasa syukur atas pengukuhan pengurus DPC masa bakti 2025-2030.
Ia berharap melalui kegiatan ini, semua kader PDI Perjuangan Gresik diberikan keberkahan dan terus bersama-sama memperjuangkan kesejahteraan masyarakat. Ia menekankan bahwa menjaga soliditas dari tingkat DPC hingga ranting (desa) adalah kunci agar partai tetap dicintai rakyat.
"Kegiatan ini salah satunya untuk menjaga keharmonisan seluruh kader, sehingga upaya menyejahterakan masyarakat lebih maksimal," tambahnya.
Komitmen Partai untuk 'Wong Cilik'
Sekretaris DPC PDIP Gresik, Toriqi Fajerin, menegaskan kembali identitas partai sebagai "Partainya Wong Cilik". Baginya, hadir di tengah masyarakat dalam kondisi apa pun adalah kewajiban yang tidak bisa ditawar.
"Kepentingan masyarakat di atas segalanya. Oleh karena itu, kami akan selalu ada di tengah-tengah masyarakat dalam kondisi dan keadaan apa pun," ujarnya.
Acara yang berlangsung penuh kekeluargaan ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus PAC serta pengurus ranting dari wilayah Kecamatan Kebomas dan Gresik Kota. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen partai untuk tetap dekat dengan masyarakat dan menjaga soliditas dari tingkat pusat hingga ke tingkat desa.
Kegiatan Sosial yang Berdampak Positif
Selain doa bersama, acara ini juga diisi dengan santunan sosial kepada anak yatim piatu. Hal ini mencerminkan komitmen PDIP Gresik untuk tidak hanya fokus pada politik, tetapi juga berupaya memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan.
Kegiatan seperti ini tidak hanya memperkuat ikatan antara kader partai, tetapi juga membuka peluang untuk lebih banyak berinteraksi langsung dengan masyarakat. Dengan demikian, PDIP Gresik dapat terus memperkuat citra sebagai partai yang peduli terhadap kepentingan rakyat.
Kesimpulan
Dengan berbagai kegiatan yang dihelat, DPC PDIP Gresik berhasil menunjukkan bahwa politik tidak hanya tentang kontestasi kekuasaan, tetapi juga tentang kepedulian, soliditas, dan kebersamaan. Melalui doa bersama, evaluasi kinerja, dan kegiatan sosial, partai ini menunjukkan komitmennya untuk terus berjuang demi kesejahteraan masyarakat, khususnya 'wong cilik' di Kabupaten Gresik.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar