Penutupan Jalan Sudirman-Thamrin Mulai Sore, Ini Titik Parkir untuk Rayakan Tahun Baru di CFN

Persiapan Pengelolaan Lalu Lintas Saat Car Free Night

Aparat kepolisian telah menyiapkan beberapa kantong parkir untuk masyarakat yang ingin merayakan malam pergantian tahun di Car Free Night (CFN). Penutupan Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan M. H. Thamrin akan dimulai pada sore hari, sehingga masyarakat diimbau untuk memarkir kendaraan di kantong-kantong parkir yang telah disediakan.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Komarudin mengatakan bahwa mulai pukul 18.00 WIB, jalan tersebut akan ditutup. Ia menyarankan masyarakat menggunakan transportasi umum seperti MRT untuk mencapai lokasi CFN di area Sudirman-Thamrin.

Namun, bagi masyarakat yang tetap membawa kendaraan pribadi, mereka diminta memarkir kendaraan di kantong-kantong parkir yang sudah tersedia. Beberapa titik parkir yang dapat digunakan antara lain:

  • Di Jalan Sudirman, terdapat kantong parkir di GBK.
  • Di sekitar Monas, terdapat kantong parkir IRTI.
  • Beberapa titik lain yang biasa digunakan saat masyarakat melakukan Car Free Day di hari Minggu.

Komarudin menegaskan bahwa selama pelaksanaan CFN hanya beberapa kendaraan yang diizinkan melintas. Kendaraan yang diperbolehkan adalah ambulans, mobil pemadam kebakaran, serta kendaraan darurat dari petugas medis. Selain itu, Transjakarta yang biasanya melintasi Jalan Sudirman-Thamrin hanya akan melayani penumpang hingga Bundaran Senayan di Jakarta Selatan dan Patung Kuda di Jakarta Pusat.

"Beberapa ruas jalan akan dibatasi karena perlu mengantisipasi jalur evakuasi. Hanya tim medis, mobil ambulans, dan mobil damkar yang boleh berada di jalur tersebut. Selebihnya harus dibatasi," ujarnya.

Untuk menghindari kemacetan, Komarudin meminta masyarakat tidak mengikuti arahan juru parkir liar. Ia menyatakan bahwa antisipasi keberadaan jukir liar sudah dikoordinasikan dengan petugas Satpol PP dan Dinas Perhubungan Jakarta. Hal ini dilakukan karena keberadaan parkir liar sering kali menjadi tambahan sumbatan lalu lintas.

"Kami menghimbau kepada masyarakat yang datang dengan kendaraan sendiri untuk mengikuti petunjuk dan arah dari petugas kami. Ada beberapa ruas jalan yang dibatasi, sehingga tidak semua ruas jalan digunakan. Minimal ada satu lajur yang bisa digunakan untuk mengantisipasi situasi kedaruratan," tegasnya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan