
Penutupan Kegiatan Strategis untuk Penguatan Digitalisasi dan Pengendalian Inflasi
Bupati Minahasa Tenggara (Mitra), Ronald Kandoli, secara resmi menutup rangkaian kegiatan High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) serta Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Acara ini digelar di Hotel Peninsula, Kota Manado, pada Selasa, 16 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola keuangan berbasis digital sekaligus menjaga stabilitas harga menjelang akhir tahun dan perayaan Natal serta Tahun Baru.
Fokus Utama: Digitalisasi dan Pengendalian Inflasi
High Level Meeting ini memiliki makna penting karena tidak hanya berfokus pada pengendalian inflasi, tetapi juga pada penguatan digitalisasi pendapatan daerah. Bupati Ronald Kandoli menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan daerah.
Salah satu fokus utama kegiatan ini adalah capacity building implementasi aplikasi Mitra Tax, serta rekonsiliasi pembayaran pajak MBIB dan BPJT sektor makan-minum yang masuk dalam paket pekerjaan APBD Tahun Anggaran 2025. Digitalisasi sistem pajak daerah menjadi kunci untuk meningkatkan transparansi, akurasi, dan optimalisasi pendapatan asli daerah.
Peran TPID dalam Pengendalian Inflasi
Selain itu, Kandoli menekankan peran strategis TPID dalam merumuskan rekomendasi kebijakan yang konkret, terutama menjelang akhir tahun ketika permintaan barang cenderung meningkat. Kondisi tersebut kerap memicu tekanan inflasi, khususnya pada komoditas pangan dan kebutuhan pokok.
“Menjelang Natal dan Tahun Baru, biasanya terjadi peningkatan inflasi akibat lonjakan permintaan dan fluktuasi harga komoditas. Oleh karena itu, pemerintah daerah harus sigap merumuskan langkah antisipatif agar stabilitas harga tetap terjaga,” ujarnya.
Ia meminta seluruh pihak terkait untuk terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan pasokan komoditas strategis di Kabupaten Mitra. Peta jalan pengendalian inflasi yang telah disusun TPID harus benar-benar diimplementasikan secara konsisten di lapangan.
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Digitalisasi Daerah
Tak hanya pengendalian inflasi, Kandoli juga menyoroti pentingnya kerja lintas sektor dalam mendorong digitalisasi daerah. Ia berharap TP2DD dapat berperan lebih aktif dan terintegrasi dalam penerapan berbagai aplikasi layanan publik yang telah dikembangkan pemerintah daerah.
“Digitalisasi bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. TP2DD harus bergerak cepat, adaptif, dan kolaboratif agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Ia optimis melalui sinergi TPID dan TP2DD, Kabupaten Mitra mampu menjaga stabilitas ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik menuju tahun 2026. “Semoga seluruh unsur TPID dan TP2DD semakin solid, responsif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat Minahasa Tenggara,” tandasnya.
Hadirnya Para Tokoh dan Pejabat
Acara penutupan turut dihadiri oleh beberapa tokoh dan pejabat penting. Antara lain, Kepala Tim Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, Ircham A Taufick, yang hadir mewakili Kepala Kantor Perwakilan BI Sulut. Hadir pula Kepala BSG Cabang Ratahan Jeane Arina, Sekretaris Daerah Minahasa Tenggara David H Lalandos, serta jajaran pejabat pimpinan tinggi pratama, para asisten, dan seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar