Penyebab Faizah Soraya Dibunuh Anak SD, Tak Tahan Korban Marahi Kakaknya

Penyebab Faizah Soraya Dibunuh Anak SD, Tak Tahan Korban Marahi Kakaknya

Kasus Pembunuhan Ibu Rumah Tangga oleh Anak Sendiri di Medan

Kasus pembunuhan yang terjadi di Medan, Sumatera Utara, memicu keguncangan di kalangan masyarakat. Seorang ibu rumah tangga, Faizah Soraya, ditemukan tewas setelah diduga ditikam oleh anak kandungnya sendiri yang masih berusia 12 tahun. Peristiwa ini terjadi di Jalan Dwikora, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal.

Latar Belakang Pelaku dan Korban

Pelaku pembunuhan adalah AI, seorang anak laki-laki yang masih duduk di bangku kelas 6 SD. Saat ini, AI telah diamankan oleh pihak kepolisian. Menurut informasi yang beredar, pelaku tidak terima ketika sang ibu memarahi kakak kandungnya. Hal ini disampaikan oleh Suhartono, Kepala Lingkungan V Tanjung Rejo, yang mengatakan bahwa Alham, suami Faizah Soraya, bercerita bahwa korban sempat memarahi putri pertamanya.

AI, yang merupakan anak bungsu dari pasangan Faizah dan Alham, tampaknya merasa tersinggung atas tindakan ibunya tersebut. Ia kemudian melakukan tindakan ekstrem dengan memegang pisau dan menyerang ibunya. Kejadian ini terjadi saat keluarga sedang tidur di kamar lantai satu, sementara Alham tidur di kamar lantai dua.

Proses Penyelidikan dan Pemeriksaan

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Bayu Putro Wijayanto, menyatakan bahwa AI kini sedang menjalani pemeriksaan di kantor polisi. "Sudah dibawa ke Polrestabes Medan," katanya. Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap kasus ini, terlebih karena pelaku masih di bawah umur.

Sementara itu, jenazah Faizah Soraya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan otopsi. Petugas kepolisian dan tim Inafis juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memasang garis polisi di lokasi kejadian.

Profil Faizah Soraya

Faizah Soraya, seorang ibu rumah tangga asal Medan, memiliki dua orang anak perempuan. Anak pertama mereka duduk di bangku SMA, sementara anak bungsu, AI, masih duduk di kelas 6 SD. Dari akun media sosialnya, Faizah sering membagikan aktivitas harian dan kedekatannya dengan kedua anaknya.

Namun, ia tidak pernah menampilkan potret bersama suaminya, Alham Wumala Siagian. Informasi terbaru mengungkapkan bahwa hubungan antara Faizah dan Alham dikabarkan sudah berada dalam kondisi pisah ranjang meski masih tinggal satu atap.

Selain itu, Faizah dikenal aktif dalam berbagai kegiatan seperti arisan dan pengajian bersama teman-temannya. Ia juga sering terlihat mengantar anak-anaknya ke sekolah setiap pagi, sehingga warga sekitar menganggap hubungan antara Faizah dan anak-anaknya sangat akrab.

Pengakuan Suami dan Tetangga

Menurut Suhartono, selaku Kepala Lingkungan V Tanjung Rejo, Faizah dan AI memiliki hubungan yang sangat dekat. Setiap pagi, ia sering melihat Faizah mengantar anak-anaknya ke sekolah. Namun, kejadian malam itu membuat warga kaget.

Warga sekitar mendengar keributan dan langsung melapor ke pihak berwajib. Mereka kemudian datang ke lokasi kejadian dan melihat Faizah terkapar bersimbah darah. AI, yang memegang pisau, langsung diamankan oleh petugas.

Tindakan Selanjutnya

AI kini diperiksa dengan pendampingan ayahnya, Alham. Polrestabes Medan akan terus melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah ada faktor lain yang memicu kejadian ini. Kasus ini juga menjadi perhatian masyarakat luas, terutama karena pelaku masih di bawah umur.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan