JAKARTA, nurulamin.pro
- Hujan deras yang sering disertai genangan air membuat pengendara motor matik terkadang harus menerobos banjir ringan. Meski tampaknya masih bisa berjalan normal, kondisi ini menyimpan risiko tersembunyi bagi sejumlah komponen motor, terutama jika tidak segera diperhatikan setelah digunakan di jalan tergenang.
Menurut Agung, seorang teknisi Vansy Motor di Tangerang, air hujan dan genangan bisa masuk ke area-area vital motor matik tanpa disadari pengendara. Dampaknya biasanya baru terasa beberapa hari kemudian, seperti tarikan yang berat atau bunyi-bunyi tidak wajar.
“Bagian yang paling rentan adalah CVT, kampas rem, dan kelistrikan. Jika setelah melewati banjir ringan dibiarkan begitu saja, potensi masalahnya cukup besar,” kata Agung kepada nurulamin.pro, Sabtu (3/1/2026).
Agung menjelaskan, langkah sederhana yang bisa dilakukan adalah segera mencuci motor, terutama di bagian bawah, roda, dan rem. Tujuannya adalah untuk menghilangkan sisa air kotor, lumpur, serta pasir halus yang bisa mempercepat keausan komponen.
Selain itu, pengendara disarankan untuk mengecek performa rem. Kampas rem yang basah dan kotor biasanya akan terasa kurang pakem atau menimbulkan suara berdecit. Jika tidak segera diperbaiki, permukaan kampas bisa cepat aus dan merusak piringan atau tromol.
Bagian CVT juga perlu mendapat perhatian khusus. Agung menyebut, jika motor sempat melewati genangan cukup lama, ada kemungkinan air masuk ke dalam rumah CVT. Gejalanya bisa berupa tarikan tersendat atau getaran saat awal jalan, sehingga pemeriksaan dan pembersihan sebaiknya dilakukan di bengkel.
Tidak kalah penting, sistem kelistrikan dan busi juga perlu dicek jika motor terasa sulit dihidupkan setelah hujan atau banjir ringan. Air yang mengendap bisa memicu korosi atau gangguan arus listrik jika dibiarkan terlalu lama.
“Intinya jangan menunggu motor bermasalah dulu. Setelah menerobos hujan deras atau banjir ringan, minimal lakukan pengecekan dasar. Perawatan cepat justru bisa mencegah biaya servis yang lebih besar,” ujar Agung.
Tips Perawatan Pasca-Banjir
-
Cuci motor secara menyeluruh
Pastikan semua bagian motor, terutama kolong, roda, dan rem, dibersihkan dengan air bersih. Gunakan sabun khusus untuk membersihkan kotoran yang menempel. -
Periksa kampas rem
Jika kampas rem terasa basah atau berdebu, segera ganti atau bersihkan. Kondisi ini dapat memengaruhi daya cengkeram dan keselamatan berkendara. -
Periksa CVT
Bagian ini sangat rentan terhadap air. Jika terjadi perubahan pada tarikan motor, segera bawa ke bengkel untuk pemeriksaan lebih lanjut. -
Periksa sistem kelistrikan
Pastikan semua kabel dan komponen elektronik dalam keadaan baik. Jika terdapat tanda-tanda kerusakan, segera perbaiki agar tidak memengaruhi kinerja motor. -
Cek busi
Busi yang terkena air bisa menyebabkan kesulitan dalam menghidupkan mesin. Bersihkan atau ganti busi jika diperlukan.
Pentingnya Perawatan Berkala
Perawatan rutin setelah menghadapi cuaca ekstrem seperti hujan deras atau banjir sangat penting untuk menjaga kinerja dan umur motor. Dengan melakukan pemeriksaan dasar dan perawatan yang tepat, pengendara dapat menghindari masalah yang lebih serius di masa depan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar