Perayaan Natal Oikumene Kanwil Kemenkum Pabar Berakhir dengan Pembagian Hadiah

Perayaan Natal Oikumene Kanwil Kemenkum Pabar Berakhir dengan Pembagian Hadiah

Perayaan Natal 2025 di Kanwil Kemenkum Pabar

Persekutuan Oikumene Kantor Wilayah Kementerian Hukum Papua Barat (Kanwil Kemenkum Pabar) menyelenggarakan ibadah Natal tahun 2025 pada hari Kamis, 11 Desember 2025, sore hari. Acara yang berlangsung di Aula Kanwil Kemenkum Pabar ini dihadiri oleh para pegawai Nasrani dari lingkungan Kanwil Kemenkum Pabar, KemenHAM Pabar, Ditjen Pemasyarakatan Pabar, dan Ditjen Imigrasi Pabar serta tamu undangan.

Ibadah dimulai dengan laporan dari Perwakilan Panitia Natal Oikumene Kemenkum Pabar, Ieriman Manda. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momen penting untuk memperkuat iman di tengah tugas dan pekerjaan sehari-hari. Ia menekankan bahwa perayaan Natal bukan hanya sekadar ritual, tetapi juga kesempatan untuk merefleksikan makna iman dalam kehidupan profesional.

Kepala Kanwil Kemenkum Pabar, Piet Bukorsyom, memberikan sambutan yang menekankan pentingnya menjaga integritas, ketulusan, serta semangat pelayanan dalam setiap tugas. Ia juga mengajak seluruh peserta untuk membawa Tuhan dalam setiap langkah kerja mereka.

Selanjutnya, ibadah dilanjutkan dengan puji-pujian yang dinyanyikan oleh para pegawai Nasrani Kanwil Kemenkum Pabar. Ibadah dipimpin oleh Pdt Meyvie Wairata dari Gereja Kristen Injili (GKI) Nataniel Wasai. Dalam khotbahnya, ia membacakan Injil Matius 1:1825 tentang Kelahiran Yesus Kristus sebagai bahan renungan.

Tema Natal 2025 yang ditetapkan oleh PGI adalah "Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga". Pendeta Meyvie Wairata menjelaskan bahwa tema ini mengingatkan umat Nasrani bahwa Tuhan hadir dalam kehidupan keluarga, membawa pemulihan, pengharapan, dan kekuatan. Ia juga menekankan bahwa melalui Yusuf dan Maria, kita diajarkan untuk menghadirkan Allah di tengah pergumulan keluarga.

"Melalui Yusuf dan Maria, kita diajarkan untuk menghadirkan Allah di tengah pergumulan keluarga," ujarnya. "Maka, Allah akan menghadirkan damai serta menolong sesuai dengan keperluan kita."

Ibadah Natal kali ini turut dihadiri oleh pegawai Muslim. Hal ini diharapkan dapat memperkuat persatuan dan persaudaraan antarpegawai, serta menciptakan toleransi antarumat beragama di lingkungan Kanwil Kemenkum Pabar.

Acara diakhiri dengan pembagian bingkisan kasih dari pegawai persekutuan Oikumene Kanwil Kemenkum Pabar kepada staf seperti helpdesk, cleaning service, dan driver. Bingkisan ini menjadi simbol kepedulian dan rasa syukur atas kebersamaan yang tercipta dalam perayaan Natal tahun ini.

Keberagaman dalam Persatuan

Perayaan Natal di Kanwil Kemenkum Pabar tidak hanya menjadi ajang ibadah, tetapi juga menjadi wadah untuk menunjukkan keberagaman agama yang harmonis. Adanya partisipasi pegawai Muslim dalam acara ini menunjukkan komitmen untuk menjaga kerukunan antarumat beragama.

Beberapa hal yang menjadi fokus dalam perayaan Natal ini antara lain:

  • Penguatan iman: Perayaan Natal menjadi momentum untuk merefleksikan makna iman dalam kehidupan sehari-hari.
  • Peningkatan toleransi: Partisipasi dari berbagai latar belakang agama mencerminkan komitmen untuk menjaga toleransi dan persatuan.
  • Pembagian bingkisan: Simbol kepedulian dan rasa syukur yang diberikan kepada seluruh anggota staf.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan