
Perayaan Hari Raya Santo dan Santa Pelindung
Hari ini, Kamis 1 Januari 2026, umat Katolik merayakan pesta santo dan santa pelindung. Pesta ini mengingatkan kita pada kehidupan Yesus dari Nazaret, yang merupakan pusat dari iman Kristen. Dalam perayaan ini, kita juga mengingat peran penting Maria, Bunda Allah, serta tokoh-tokoh lainnya seperti Santo Almakios atau Telemakus.
Yesus dari Nazaret: Sang Juruselamat
Delapan hari setelah kelahirannya, Kanak-kanak Yesus disunat sesuai aturan hukum Taurat Musa. Nama Yesus diberikan kepada-Nya, yang dalam bahasa Yunani adalah Iesous, sedangkan dalam bahasa Ibrani adalah Yesyua atau Yehosyua. Nama ini memiliki makna "Yahweh menyelamatkan". Sebelum Yesus, nama ini juga telah digunakan oleh Yosua, pengganti Musa.
Melalui Yesus dari Nazaret, umat manusia mendapatkan keselamatan. Seperti yang tercantum dalam Kitab Kisah Para Rasul 4:12 dan Filipi 2:9–11, hanya melalui Yesuslah manusia dapat diselamatkan. Dia adalah Al-Masih yang dijanjikan oleh Yahweh kepada Israel, bangsa terpilih. Kelahirannya melalui Perawan Maria menjadikannya seorang warga suku bangsa Israel.
Sunat sebagai upacara keagamaan bagi orang Ibrani menjadi simbol keanggotaan seseorang dalam masyarakat. Dengan demikian, Yesus, yang adalah Al-Masih, menjadi batu pengunci antara Perjanjian Lama dan Baru, antara nubuat-nubuat para nabi dan pemenuhannya, serta antara janji dan pelaksanaannya.
Santa Maria, Bunda Allah
Hari Raya Santa Perawan Maria Bunda Allah mengingatkan kita akan bidaah yang muncul pada abad ke-5. Ajaran sesat ini menyatakan bahwa Maria memang Bunda Yesus, tetapi bukan Bunda Allah. Dalam Konsili Efesus tahun 431, ajaran ini dikutuk. Konsili tetap mempertahankan ajaran yang benar, yaitu bahwa Maria adalah Bunda Allah (Theotokos), karena Yesus Anaknya adalah sungguh-sungguh Allah.
Hari Raya Santa Perawan Maria Bunda Allah ditetapkan oleh Paus Pius XI pada hari ulang tahun ke-1500 Konsili Efesus tersebut. Pada kesempatan ini, kita diajak merenungkan nubuat nabi Yesaya: “Sesungguhnya seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia, Imanuel” (Yes 7:14). Selain itu, kita juga mengingat salam Elisabeth kepada Maria: “Diberkatilah engkau diantara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini, sehingga ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?” (Luk 1:42-43).
Merayakan Hari Raya Santa Perawan Maria Bunda Allah berarti mengakui Yesus sebagai “sungguh-sungguh Allah dan sungguh-sungguh Manusia”. Kemulian Maria sebagai Bunda Allah mencerminkan kemulian Anaknya, yaitu Yesus, Tuhan dan Penebus umat manusia.
Santo Almakios atau Telemakus
Santo Almakios adalah seorang biarawan yang hidup di masa kaisar Roma. Saat ia mengunjungi kota Roma, ia berusaha menghentikan pertunjukan gladiator yang sering menimbulkan korban jiwa. Dalam usaha ini, ia sendiri akhirnya terbunuh. Namun, usahanya yang memuncak pada kematiannya membawa perubahan besar, yakni larangan kaisar terhadap pertunjukan berbahaya tersebut.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar