
JAKARTA, nurulamin.pro –
Setelah perayaan Tahun Baru 2026 berakhir, warga yang berada di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, mulai berangsur membubarkan diri.
Arus manusia terlihat bergerak perlahan meninggalkan pusat perayaan ke berbagai arah sejak Kamis (1/1/2026) dini hari.
Menurut pantauan pada sekitar pukul 00.45 WIB, sebagian warga memilih langsung pulang setelah rangkaian acara utama selesai. Mereka berjalan kaki menuju halte Transjakarta, stasiun MRT terdekat, maupun area parkir kendaraan di sekitar Jalan MH Thamrin dan Sudirman.
Meski masih terdapat kerumunan di beberapa titik, kepadatan tidak lagi sepadat saat momen puncak pergantian tahun. Sebagian warga terlihat beristirahat sejenak di trotoar sambil menunggu rombongan atau keluarga sebelum melanjutkan perjalanan pulang. Ada pula yang memanfaatkan suasana yang lebih lengang untuk berfoto dengan latar Bundaran HI.
Rina (29), warga asal Tebet, Jakarta Selatan, mengaku memilih langsung pulang setelah acara utama selesai untuk menghindari kepadatan.
“Tadi sudah nungguin hitung mundurnya, terus habis itu langsung pulang. Biar enggak terlalu ramai di jalan,” ujar Rina di Bundaran HI.
Warga lainnya, Arif (34), yang datang bersama keluarganya memilih menunggu suasana agak lengang sebelum meninggalkan lokasi.
“Kita nunggu agak sepi dulu baru jalan. Anak-anak juga sudah capek,” kata Arif.
Sementara itu, petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mulai terlihat bersiaga di sejumlah titik. Mereka tampak langsung melakukan pembersihan sisa perayaan malam Tahun Baru, mulai dari sampah makanan, botol minuman, hingga selebaran yang tertinggal di area publik.
Hingga kini, situasi di Bundaran HI terpantau kondusif. Aparat gabungan masih disiagakan untuk memastikan proses pembubaran warga berjalan tertib dan aman.
Kondisi Pasca-Pergantian Tahun
Beberapa titik di Bundaran HI masih memiliki penonton yang ingin menikmati suasana akhir tahun. Namun, jumlahnya jauh lebih sedikit dibanding saat momen puncak.
- Warga yang hadir di Bundaran HI terlihat lebih tenang dan tidak terburu-buru.
- Banyak orang memilih untuk berjalan kaki atau menggunakan transportasi umum untuk pulang.
- Beberapa keluarga memilih untuk menunggu di sekitar area bundaran sebelum melanjutkan perjalanan.
Aktivitas Petugas Kebersihan
Petugas DLH DKI Jakarta terlihat bekerja keras dalam membersihkan sisa-sisa perayaan. Mereka berkeliling area bundaran dan mencari sampah yang tertinggal.
- Sampah makanan seperti kemasan kue, bungkus permen, dan plastik menjadi fokus utama.
- Botol minuman kosong juga banyak ditemukan di sekitar tempat duduk dan jalur pedestrian.
- Selebaran promosi atau undangan acara yang tertinggal di area publik juga turut dibersihkan.
Keamanan dan Ketertiban
Aparat gabungan tetap berada di lokasi untuk memastikan semua berjalan lancar. Mereka melakukan pengawasan di sekitar bundaran dan memberikan panduan kepada warga yang ingin pulang.
- Petugas terlihat berjalan-jalan di sekitar area dan siap menangani jika ada masalah.
- Pengendara mobil dan motor juga diimbau untuk berhati-hati karena beberapa titik masih memiliki kerumunan.
- Pengguna transportasi umum seperti Transjakarta dan MRT juga terlihat lebih tenang karena jumlah penumpang berkurang.
Pengalaman Warga
Banyak warga mengungkapkan bahwa mereka merasa puas dengan perayaan Tahun Baru 2026. Meskipun tidak terlalu ramai, suasana tetap menyenangkan.
- Rina mengatakan bahwa ia merasa lebih nyaman karena tidak harus berdesak-desakan.
- Arif merasa senang bisa menghabiskan waktu bersama keluarga tanpa terlalu khawatir tentang kepadatan.
- Beberapa orang lainnya menyampaikan bahwa mereka akan kembali ke lokasi ini tahun depan, meskipun dengan harapan yang lebih rendah.
Kesimpulan
Pergantian Tahun Baru 2026 berjalan dengan lancar dan damai. Meskipun jumlah pengunjung berkurang dibanding tahun sebelumnya, suasana tetap menarik dan nyaman bagi warga yang hadir.
Dengan adanya pengawasan ketat dan tindakan pembersihan yang cepat, Bundaran HI tetap menjadi salah satu tempat favorit untuk merayakan tahun baru di Jakarta.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar