Perbedaan Keterangan Antara Unima dan Pihak Kepolisian Terkait Kasus Kematian Evia Maria
Kasus kematian mahasiswi Universitas Negeri Manado (Unima) yang bernama Evia Maria, telah menjadi perhatian masyarakat Sulawesi Utara. Perbedaan informasi antara pihak kampus dan kepolisian menimbulkan pertanyaan terkait proses penyelidikan dan tindakan yang dilakukan.
Peristiwa Awal dan Penemuan Jenazah
Evia Maria ditemukan meninggal secara tidak wajar di kamar indekosnya di Kelurahan Matani Satu, Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon pada Selasa (30/12/2025). Pemilik kost, YR, menerima panggilan dari penghuni lain yang menyebutkan adanya jenazah. YR langsung menuju lokasi dan menemukan Evia di depan pintu masuk. Setelah itu, laporan diteruskan ke pihak kepolisian.
Tindakan Kampus dan Proses Hukum
Universitas Negeri Manado (Unima) membebastugaskan Danny Masinambow sebagai dosen setelah viralnya dugaan kasus kekerasan seksual terhadap Evia Maria. Pemeriksaan internal dilakukan pada Rabu (31/12/2025), namun pihak kampus menyatakan bahwa oknum dosen tersebut telah menjalani pemeriksaan lanjutan di kepolisian.
Namun, penjelasan dari kepolisian berbeda. Kapolsek Tomohon Tengah, Iptu Stenly Tawalujan, menyatakan bahwa pihaknya belum menerima laporan maupun melakukan pemeriksaan terhadap Danny Masinambow. Sementara itu, Polda Sulawesi Utara mengklaim bahwa proses penyelidikan masih berlangsung.
Penyelidikan dan Bukti Awal
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulut, Kombes Pol Suryadi, menegaskan bahwa hingga saat ini, terlapor belum menjalani pemeriksaan. Laporan keluarga Evia Maria diterima pada 31 Desember 2025 sekitar pukul 13.16 WITA. Dalam laporan tersebut tercantum dugaan tindak pidana kekerasan seksual sebagaimana Pasal 6 Undang-Undang TPKS Nomor 12 Tahun 2022, serta dugaan tindak pidana pembunuhan.
Tim Polres Tomohon bersama tim Inafis telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk alat yang digunakan korban. Visum luar dan otopsi dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Manado.
Kejanggalan dalam Kasus Meninggalnya Evia Maria
Keluarga dan kuasa hukum Evia Maria, Cyprus Tatali, mengungkapkan bahwa terdapat beberapa kejanggalan dalam kasus kematian Evia. Salah satunya adalah adanya luka lebam di beberapa bagian tubuh korban. Selain itu, posisi kain yang ditemukan pada tubuh Evia juga dinilai janggal.
Otopsi dilakukan untuk memastikan penyebab kematian secara medis dan hukum. Tujuan utamanya adalah untuk menghindari berbagai spekulasi dan memberikan kejelasan kepada publik.
Informasi Tambahan Mengenai Evia Maria
Evia Maria dikenal sebagai sosok yang baik, rajin, dan pintar. Ia sering membuat tugas kelompok dan kerap kali lupa makan karena fokus pada pekerjaannya. Beberapa hari sebelum kematian, ia sempat mengunggah story menyentuh tentang kebahagiaan Natal bersama adiknya.
Rencana Pemulangan Jenazah
Jenazah Evia Maria disemayamkan di rumah kerabat di Perumahan CBA Gold, Teterusan, Mapanget, Minahasa Utara (Minut), Sulut. Rencana awal membawa jenazah ke Ulu Siau, Kepulauan Sitaro, Sulut dibatalkan karena rencana otopsi.

Berikut adalah lima soal kematian Evia Maria yang berhasil dirangkum:
-
Kronologi Awal Jasad Evia Ditemukan di Indekost Matani Satu Tomohon
Penemuan jenazah Evia Maria terjadi sekitar pukul 08.00 WITA. Pemilik kost, YR, menerima panggilan dari penghuni lain yang menyebutkan adanya jenazah. YR langsung menuju lokasi dan menemukan Evia di depan pintu masuk. Setelah itu, laporan diteruskan ke pihak kepolisian. -
Disemayamkan di Minahasa Utara
Jenazah Evia Maria disemayamkan di rumah kerabat di Perumahan CBA Gold, Teterusan, Mapanget, Minahasa Utara (Minut), Sulut. Rencana membawa jenazah ke Ulu Siau, Kepulauan Sitaro, Sulut dibatalkan karena rencana otopsi. -
Jenazah Evia Maria Mangolo Akan Jalani Otopsi, Keluarga Temukan Lebam Biru di Tubuh
Jenazah Evia Maria akan menjalani otopsi di RS Kandou Manado, Rabu (31/12/2025). Keluarga menemukan luka lebam di tubuh jenazah, sehingga diputuskan untuk dilakukan otopsi. -
Unggah Story Menyentuh Sebelum Natal
Evia Maria dikenal sebagai sosok yang baik, rajin, dan pintar. Ia sempat mengunggah story menyentuh tentang kebahagiaan Natal bersama adiknya. -
Keluarga Ungkap Kejanggalan Dalam Kasus Meninggalnya Evia Maria, Kuasa Hukum: Luka dan Posisi Kain
Kuasa hukum keluarga, Cyprus Tatali, mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah tanda yang dinilai tidak wajar, seperti luka lebam di beberapa bagian tubuh korban dan posisi kain yang janggal. Otopsi dilakukan untuk memastikan penyebab kematian secara medis dan hukum.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar