
Polres Karangasem Ungkap 27 Kasus Narkoba di Tahun 2025
Polres Karangasem mencatat sebanyak 27 kasus penyalahgunaan narkoba yang berhasil diungkap sepanjang tahun 2025. Dari pengungkapan tersebut, diketahui bahwa peredaran narkoba di wilayah Karangasem, Bali, merata di setiap kecamatan. Kapolres Karangasem, AKBP Joseph Edward Purba menjelaskan bahwa dari 27 kasus narkotika yang diungkap, aparat kepolisian berhasil mengamankan berbagai barang bukti narkoba.
Barang bukti yang diamankan meliputi sabu seberat 37,10 gram, ganja seberat 8,43 gram, tembakau sintetis seberat 3,6 gram, serta dua butir ekstasi. Dalam kasus narkotika tersebut, polisi menetapkan 35 orang tersangka, seluruhnya berjenis kelamin laki-laki.
Dari jumlah itu, peran para tersangka terdiri dari 18 orang sebagai pengedar, 9 orang kurir, dan 8 orang sebagai pengguna. Menurut AKBP Joseph Edward Purba, berdasarkan pemetaan wilayah rawan kejahatan, peredaran narkotika cenderung merata di seluruh kecamatan. Atau hampir di semua kecamatan pernah ditemukan kasus peredaran narkoba.
Namun, ada beberapa wilayah dengan konsentrasi penangkapan pelaku penyalahgunaan narkoba tertinggi, yakni di Kecamatan Karangasem, Bebandem, dan Kubu. "Memutus rantai penyalahgunaan narkoba di Karangasem juga masih menjadi prioritas kami untuk tahun-tahun berikutnya," jelas Joseph Edward Purba.
Selain kasus narkotika, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Karangasem juga menangani sejumlah kasus kriminal menonjol pada tahun 2025. Di antaranya adalah kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang menyebabkan korban meninggal dunia di wilayah hukum Polsek Kubu, kasus rokok ilegal, serta kasus penganiayaan terhadap anak di bawah umur yang mengakibatkan korban mengalami luka akibat senjata tajam di wilayah Polsek Kota Karangasem.
Kasus penganiayaan, pencurian, dan pencurian dengan pemberatan banyak terjadi di Kecamatan Karangasem, Rendang, Abang, Manggis, dan Kubu. Untuk menekan angka kejahatan, Polres Karangasem telah melaksanakan berbagai upaya, mulai dari peningkatan patroli, kegiatan strong point pagi hingga malam, patroli blue light, monitoring lokasi rawan kejahatan, hingga edukasi ke sekolah dan masyarakat terkait bahaya narkoba.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat peran Bhabinkamtibmas, meningkatkan profesionalisme penanganan perkara, serta memanfaatkan kemajuan teknologi dalam pencegahan dan penindakan kejahatan,” tegas AKBP Joseph Edward Purba.
Upaya Penanggulangan Kejahatan dan Narkoba
Berbagai strategi telah diterapkan oleh Polres Karangasem untuk menekan tingkat kejahatan di wilayah tersebut. Salah satu langkah utama adalah peningkatan patroli rutin di berbagai titik strategis. Selain itu, kegiatan strong point yang dilakukan pagi hingga malam membantu memberikan rasa aman kepada masyarakat. Patroli blue light juga menjadi salah satu metode yang digunakan untuk menegaskan kehadiran polisi di lingkungan masyarakat.
Pihak kepolisian juga aktif melakukan monitoring terhadap lokasi-lokasi yang sering menjadi tempat kejahatan. Hal ini dilakukan untuk memastikan adanya tindakan preventif yang efektif. Selain itu, edukasi tentang bahaya narkoba juga dilakukan secara berkala ke sekolah dan masyarakat.
Dengan komitmen yang kuat, Polres Karangasem terus berupaya memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat. Mereka juga berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Bhabinkamtibmas, dalam rangka mempercepat penanganan perkara dan mencegah terjadinya kejahatan.
Peran Teknologi dalam Pencegahan Kejahatan
Teknologi menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan dan penindakan kejahatan. Polres Karangasem telah memanfaatkan berbagai alat dan sistem modern untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam operasional mereka. Contohnya, penggunaan CCTV di beberapa titik rawan kejahatan membantu memantau aktivitas masyarakat secara real-time.
Selain itu, sistem informasi digital juga digunakan untuk mendata dan memantau perkembangan kasus kejahatan. Dengan adanya teknologi ini, pihak kepolisian dapat merespons lebih cepat terhadap kejadian-kejadian yang terjadi di lapangan.
Dengan kombinasi antara kebijakan yang tegas dan pemanfaatan teknologi, Polres Karangasem berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh warga masyarakat.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar