Peresmian TPS-3R Kraton Pekalongan, Aaf Ajak Warga Kolaborasi Tangani Sampah

Peresmian TPS-3R Kraton Pekalongan, Aaf Ajak Warga Kolaborasi Tangani Sampah

Pemkot Pekalongan Gelar Tasyakuran Pembangunan TPS-3R di Kelurahan Padukuhan Kraton

Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan menggelar acara tasyakuran pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS-3R) di Kelurahan Padukuhan Kraton. Acara ini digelar pada Jumat (2/1/2026) malam dan menjadi tanda rampungnya fasilitas pengelolaan sampah yang diharapkan mampu mengurangi beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid atau Aaf, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak, khususnya masyarakat Padukuhan Kraton, yang telah mendukung proses pembangunan TPS-3R hingga selesai. Menurutnya, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat.

"Penanganan sampah harus dilakukan bersama-sama. Saat ini sekitar 50 hingga 60 persen sampah di Kota Pekalongan sudah tertangani. Dari total sekitar 130 ton sampah per hari, capaian tersebut tidak lepas dari peran serta masyarakat," ujar Aaf saat rilis informasi.

Aaf menjelaskan bahwa keberadaan TPS-3R Padukuhan Kraton merupakan bagian dari strategi Pemkot Pekalongan dalam mengelola sampah dari hulu. Dengan pengolahan yang dilakukan lebih dekat dengan sumber sampah, diharapkan prosesnya menjadi lebih efektif dan efisien.

Fasilitas yang Dilengkapi di TPS-3R

TPS-3R Padukuhan Kraton dilengkapi tiga peralatan utama, yakni conveyor, alat pemilah sampah, dan mesin press. Bangunan seluas kurang lebih 15 x 24 meter ini dirancang mampu beroperasi selama enam jam per hari dengan kapasitas pengolahan hingga 24 ton sampah per hari.

"Dengan kapasitas tersebut, TPS-3R ini sangat membantu mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA. Jam operasional direncanakan mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB," jelasnya.

Wilayah Layanan TPS-3R

Adapun wilayah layanan TPS-3R Padukuhan Kraton meliputi kawasan Dukuh, Pabean, serta seluruh wilayah Kelurahan Padukuhan Kraton. Dengan adanya TPS-3R ini, diharapkan masyarakat bisa lebih mudah melakukan pengelolaan sampah secara mandiri dan berkelanjutan.

"Melalui tasyakuran ini, kami berharap TPS-3R Padukuhan Kraton dapat beroperasi secara optimal dan menjadi contoh pengelolaan sampah terpadu berbasis kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat," tambahnya.

Peran Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah

Pemkot Pekalongan menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Dengan adanya TPS-3R, masyarakat diharapkan lebih sadar akan pentingnya daur ulang dan pengurangan sampah. Selain itu, TPS-3R juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan mengurangi dampak negatif dari sampah terhadap ekosistem.

Dalam hal ini, masyarakat diminta untuk lebih aktif dalam mengelola sampah di lingkungan sekitar mereka. Keterlibatan aktif masyarakat akan sangat membantu dalam mencapai target pengelolaan sampah yang lebih baik.

Tujuan dan Harapan Pemkot Pekalongan

Tujuan utama dari pembangunan TPS-3R adalah untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan sampah dan mengurangi beban TPA. Dengan sistem Reduce, Reuse, Recycle, sampah yang dihasilkan bisa dimanfaatkan kembali atau diolah menjadi bahan baku yang bernilai ekonomi.

Selain itu, TPS-3R juga diharapkan menjadi model pengelolaan sampah yang bisa diterapkan di wilayah lain di Kota Pekalongan. Dengan demikian, program ini bisa menjadi contoh sukses dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan dan menjaga kesehatan masyarakat.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan