Pergi dari Ledalero, Uskup Larantuka Terpilih: Saya Tetap Hans yang Sama

Pergi dari Ledalero, Uskup Larantuka Terpilih: Saya Tetap Hans yang Sama

Perayaan Syukur untuk Uskup Larantuka yang Terpilih

Uskup Larantuka terpilih, Mgr. Yohanes Hans Monteiro, Pr, menegaskan bahwa dirinya akan tetap menjadi pribadi yang sama meski kini mengemban tugas baru sebagai gembala Keuskupan Larantuka. Hal itu ia sampaikan dalam acara syukuran sederhana yang digelar Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif (IFTK) Ledalero pada Sabtu, 6 Desember 2025.

Acara yang berlangsung di pelataran Perpustakaan Vlooswijk itu dihadiri para pimpinan kampus, dosen, tenaga kependidikan, serta ratusan mahasiswa. Dengan latar bertuliskan: “Perayaan Syukur Terpilihnya Dr. Yohanes Hans Monteiro sebagai Uskup Larantuka”, suasana hangat dan penuh kegembiraan mewarnai perpisahan sang Dosen Liturgi dengan lembaga tempatnya mengabdi selama ini.

Terima Kasih dan Perpisahan dari Seorang Dosen

Dalam sambutannya setelah mendengar pesan dan kesan dari para kolega, Mgr. Hans Monteiro menyampaikan rasa terima kasihnya kepada IFTK Ledalero yang selama ini telah memercayainya sebagai dosen sekaligus Wakil Rektor III. Ia mengakui, tugas penggembalaan yang kini diembannya bukan keputusan mudah.

“Tugas penggembalaan yang baru ini membuat saya bersedih karena cinta saya untuk mengajar di institusi ini sangat besar,” ujarnya.

Meskipun demikian, ia menyadari bahwa panggilan baru sebagai Uskup Larantuka merupakan bagian dari rencana yang lebih besar. “Tetapi saya sadar bahwa, saya harus keluar dari zona nyaman dan berani menerima tugas yang lebih besar sesuai rencana Tuhan,” lanjut pastor yang juga formator di Seminari Tinggi Interdiosesan St. Petrus Ritapiret tersebut.

Menutup sambutannya, ia berpesan agar relasi baik yang telah terbangun antara dirinya dan komunitas IFTK Ledalero tetap dijaga. “Saya akan tetap menjadi Hans Monteiro yang sama, meski telah menjadi Uskup,” katanya sambil tersenyum, disambut tepuk tangan meriah hadirin.

Penerimaan Adat dan Sambutan Para Kolega

Sebelumnya, rangkaian acara syukur dimulai dengan sapaan adat kepada Mgr. Hans Monteiro. Menggunakan busana adat Maumere, ia kemudian menerima pengalungan dari Rektor IFTK Ledalero, Dr. Otto Gusti Madung, SVD, sebagai simbol penerimaan institusi atas tugas barunya sebagai Uskup.

Dalam sambutannya, Dr. Otto Gusti menyebut Mgr. Hans Monteiro sebagai pribadi yang unggul baik secara akademik maupun dalam relasi sosial. “Saya telah meminta kesediaan beliau agar tetap mengajar di institusi ini,” kata orang nomor satu di IFTK Ledalero tersebut.

Senada, Dr. Baltasar Rengga Ado, SVD, mengenang rekannya itu sebagai sosok yang rendah hati dan sederhana. “Saya dan Mgr. Hans adalah teman sekelas saat masih di STFK Ledalero (sekarang IFTK). Bahkan, saat kembali bertemu di Austria pada 2004, aura positifnya itu tidak pernah hilang,” ujar dosen Filsafat Ketuhanan itu.

Sementara itu, dosen senior Liturgi, RP. Bernard Boli Ujan, SVD menilai terpilihnya Mgr. Hans Monteiro sebagai Uskup merupakan momen bersejarah bagi Gereja Katolik Indonesia.

“Untuk pertama kalinya di Indonesia, seorang Uskup datang dari latar belakang ilmu Liturgi. Ini sebuah kebanggaan dan harapan baru,” ujarnya.

Penutup Acara dan Harapan Masa Depan

Acara syukuran ditutup dengan makan siang bersama dan rekreasi sederhana. Kehadiran berbagai elemen kampus mencerminkan dukungan penuh terhadap tugas baru Mgr. Hans Monteiro, yang kini bersiap meninggalkan Ledalero untuk melayani umat di Keuskupan Larantuka.



Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan