
Peringatan BPBD Mengenai Potensi Banjiram Rob di Banjarmasin
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) memberikan peringatan mengenai potensi banjir rob yang bisa terjadi di wilayah Banjarmasin, Kalimantan Selatan, selama bulan Desember 2025. Diperkirakan, kejadian ini akan berlangsung dalam tiga fase yang memiliki tingkat ketinggian air yang berbeda-beda.
Banjir rob atau kenaikan permukaan sungai yang terjadi di wilayah Banjarmasin dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti intensitas hujan dan debit air sungai yang datang dari bagian hulu. Untuk mengurangi dampaknya, diperlukan berbagai langkah pencegahan dan mitigasi dengan pendekatan terpadu yang mencakup aspek teknis, ekologis, dan sosial.
Jadwal Prediksi Banjir Rob di Banjarmasin
Berikut adalah jadwal prediksi terjadinya banjir rob di Banjarmasin pada akhir tahun 2025:
FASE 1 - Senin, 1 Desember 2025 Pukul 02.00-03.00 Wita (2,6 MDPL) - Selasa, 2 Desember 2025 Pukul 03.00 Wita (2,5 MDPL) - Jumat, 5 Desember 2025 Pukul 20.00-22.00 Wita (2,5 MDPL) - Sabtu, 6 Desember 2025 Pukul 21.00-24.00 Wita (2,7 MDPL) - Minggu, 7 Desember 2025 Pukul 22.00-24.00 Wita (2,9 MDPL) - Senin, 8 Desember 2025 Pukul 01.00 dan 21.00-24.00 Wita (2,9 MDPL) - Selasa, 9 Desember 2025 Pukul 01.00-02.00 dan Pukul 22.00-24.00 Wita (3.0 MDPL) - Rabu, 10 Desember 2025 Pukul 01.00-03.00 dan Pukul 22.00-24.00 Wita (2.9 MDPL)
FASE 2 - Jumat, 12 Desember 2025 Pukul 01.00-03.00 dan Pukul 22.00-24.00 Wita (3,0 MDPL) - Sabtu, 13 Desember 2025 Pukul 01.00-04.00 dan Pukul 24.00 Wita (2,9 MDPL) - Minggu, 14 Desember 2025 Pukul 01.00-04.00 Wita (2,7 MDPL) - Senin, 15 Desember 2025 Pukul 01.00-03.00 Wita (2,6 MDPL) - Jumat, 19 Desember 2025 Pukul 21.00-22.00 Wita (2,5 MDPL) - Sabtu, 20 Desember 2025 Pukul 21.00-24.00 Wita (2,9 MDPL)
FASE 3 - Minggu, 21 Desember 2025 Pukul 01.00 Wita dan Pukul 21.00-24.00 Wita (2,7 MDPL) - Senin, 22 Desember 2025 Pukul 01.00-02.00 Wita dan Pukul 21.00 Wita (2,7 MDPL) - Selasa, 23 Desember 2025 Pukul 01.00-02.00 Wita dan Pukul 22.00-24.00 Wita (2,7 MDPL) - Rabu, 24 Desember 2025 Pukul 01.00-02.00 Wita dan Pukul 22.00-24.00 Wita (2,7 MDPL) - Kamis, 25 Desember 2025 Pukul 01.00-02.00 Wita dan Pukul 22.00-24.00 Wita (2,7 MDPL) - Jumat, 26 Desember 2025 Pukul 01.00-02.00 Wita dan Pukul 23.00-24.00 Wita (2,7 MDPL) - Sabtu, 27 Desember 2025 Pukul 01.00-02.00 Wita dan Pukul 23.00-24.00 Wita (2,6 MDPL) - Minggu, 28 Desember 2025 Pukul 01.00-02.00 Wita (2,5 MDPL) - Senin, 29 Desember 2025 Pukul 01.00-02.00 Wita (2,5 MDPL)
Faktor Penyebab Banjir Rob
Banjir rob terjadi karena naiknya permukaan laut saat pasang tinggi dan dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti penurunan muka tanah dan perubahan iklim. Hal ini semakin menjadi ancaman serius bagi kawasan pesisir, terutama di Indonesia.
Untuk menangani banjir rob, diperlukan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain: - Memanen air hujan di daerah atas, kemudian membuat pompa untuk daerah yang berada di bawah, dan membendung air laut agar tidak masuk ke daratan. - Merancang konsep waterfront city dengan membangun rumah panggung bagi masyarakat di daerah pesisir.
Langkah-Langkah Pencegahan Banjir Rob
Selain dua cara di atas, ada beberapa hal yang juga bisa dilakukan sebagai cara pencegahan banjir rob, yaitu:
-
Membangun infrastruktur tanggul laut
Salah satu cara paling efektif untuk mencegah banjir rob adalah membangun tanggul laut yang berfungsi sebagai penghalang fisik untuk melindungi kawasan pesisir dari pasang air laut. Contohnya, di Jakarta, proyek Great Sea Wall bertujuan untuk mengurangi risiko banjir rob dengan membangun struktur pemecah ombak dan tanggul laut di sepanjang pesisir utara kota. -
Penguatan sistem drainase dan pembangunan kanal
Peningkatan dan perbaikan sistem drainase sangat penting untuk mencegah genangan air akibat banjir rob. Sistem drainase yang baik dapat membantu mengurangi penumpukan air laut yang masuk ke wilayah daratan saat pasang tinggi. Pembangunan kanal yang mampu mengalirkan air secara efisien menuju laut atau sungai juga dapat meminimalisasi dampak banjir rob, terutama di daerah pesisir yang rawan tergenang air. -
Rehabilitasi hutan mangrove
Mangrove memainkan peran penting dalam menahan erosi dan mengurangi dampak gelombang pasang. Mangrove bertindak sebagai pelindung alami yang menyerap energi gelombang laut dan mencegah air pasang mencapai daratan. Rehabilitasi hutan mangrove yang rusak serta menjaga kelestarian ekosistem pesisir sangat penting untuk mencegah banjir rob. -
Perencanaan tata ruang pesisir
Salah satu langkah penting dalam pencegahan banjir rob adalah dengan tata ruang pesisir yang terencana dengan baik. Perencanaan tata ruang yang melibatkan zonasi yang tepat dapat membantu mencegah pembangunan di area rawan banjir rob. Langkah-langkah tersebut mencakup: - Menetapkan kawasan pesisir yang tidak boleh dibangun atau dibangun dengan batasan ketat.
- Mendorong pembangunan yang ramah lingkungan dan mengurangi kegiatan yang dapat memperburuk kerusakan pesisir.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar