Peringatan dini BMKG besok 4-5 Januari 2026, waspada wilayah hujan lebat dan angin kencang

JAKARTA, nurulamin.pro - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk Minggu-Senin, 4-5 Januari 2026.

Sejumlah wilayah di Indonesia diprakirakan mengalami hujan sedang hingga lebat, bahkan hujan lebat–sangat lebat di beberapa provinsi, disertai potensi angin kencang. 

BMKG menyatakan peringatan dini disusun berdasarkan akumulasi curah hujan harian tertinggi di tingkat provinsi dan bersifat dinamis, sehingga masyarakat diimbau terus memantau pembaruan informasi resmi.

Peringatan Dini BMKG Minggu, 4 Januari 2026

Pada Minggu (4/1/2026), BMKG menetapkan status Waspada (hujan sedang–lebat) untuk wilayah yang cukup luas, meliputi Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Banten, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, serta hampir seluruh Kalimantan (Barat, Tengah, Timur, Utara, dan Selatan).

Di kawasan timur, status Waspada juga berlaku untuk Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, serta Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.

Sementara itu, status Siaga (hujan lebat–sangat lebat) ditetapkan untuk Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Barat, Maluku Utara, dan Maluku.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini angin kencang untuk Aceh, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur.

Peringatan Dini BMKG Senin, 5 Januari 2026

Memasuki Senin (5/1/2026), sebaran hujan dengan status Waspada masih meluas. Wilayah terdampak mencakup Aceh, Sumatera Utara, Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Timur, serta Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan.

Di wilayah Sulawesi, potensi hujan sedang–lebat berlaku untuk Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara. Adapun di Maluku dan Papua, status Waspada mencakup Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua, dan Papua Selatan.

BMKG menetapkan status Siaga pada Maluku Utara. Untuk peringatan dini angin kencang, wilayah yang perlu diwaspadai adalah Maluku, Nusa Tenggara Timur, dan Papua Barat.

Tanggal Status WASPADA (Hujan Sedang-Lebat) Status SIAGA (Hujan Sangat Lebat) Angin Kencang
Minggu, 4 Jan 2026 Aceh, Sumut, Kep. Riau, Jambi, Sumsel, Bangka Belitung, Bengkulu, Banten, DIY, Bali, NTB, NTT, Seluruh Kalimantan, Sulut, Gorontalo, Sulteng, Sulsel, Sultra, Seluruh Papua (kecuali P. Barat Daya). Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Maluku. Aceh, Maluku, NTT.
Senin, 5 Jan 2026 Aceh, Sumut, Riau, Jambi, Sumsel, Bangka Belitung, Bengkulu, Lampung, Banten, Jawa Timur, Bali, NTT, Seluruh Kalimantan, Sulut, Gorontalo, Sulteng, Sulbar, Sulsel, Sultra, Maluku, Seluruh Papua. Maluku Utara. Maluku, NTT, Papua Barat.

Jika dibandingkan, Minggu (4/1) menunjukkan sebaran Siaga yang relatif lebih luas—terutama di Pulau Jawa dan sebagian Indonesia timur. 

Pada Senin (5/1), wilayah Siaga menyempit, namun status Waspada tetap meluas di banyak provinsi. BMKG menegaskan tidak ada wilayah berstatus Awas pada kedua hari tersebut.

BMKG mengimbau masyarakat untuk:

  • Waspada terhadap hujan lebat yang dapat terjadi dalam durasi lama
  • Mengantisipasi banjir, genangan, dan tanah longsor di wilayah rawan
  • Mengurangi aktivitas luar ruang saat hujan disertai angin kencang
  • Memantau kondisi drainase dan aliran sungai di sekitar permukiman

Informasi cuaca terkini dan peringatan dini hingga tingkat kelurahan/desa dapat diakses melalui:

  • bmkg.go.id
  • Aplikasi InfoBMKG
  • Kanal resmi media sosial BMKG

BMKG mengingatkan masyarakat untuk selalu merujuk sumber resmi guna memperoleh informasi cuaca yang akurat dan terbaru.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan