
Peringatan Santo dan Santa Pelindung Jumat, 12 Desember 2025
Pada hari Jumat, 12 Desember 2025, umat Katolik merayakan peringatan Santo dan Santa pelindung. Salah satu tokoh yang diperingati adalah Santa Yohanna Fransiska Fremio de Chantal, seorang janda yang dikenal sebagai pribadi yang penuh iman dan pengabdian.
Kehidupan Awal Santa Yohanna Fransiska Fremio de Chantal
Santa Yohanna Fransiska Fremio de Chantal lahir di kota Dijon, Prancis pada tanggal 28 Januari 1527. Ayahnya, Benignus Fremyot, adalah seorang pejabat tinggi yang menjabat sebagai presiden parlemen dan pengadilan tinggi Burgundy. Ia sangat berjasa bagi gereja dan negara. Ibunya, Margaretha de Barbisy, meninggal dunia ketika Yohanna masih berusia dua tahun. Sejak kecil, ia tumbuh dalam lingkungan keluarga yang terhormat.
Pada usia 20 tahun, Yohanna menikah dengan Kristophorus de Rabutin, yang juga dikenal sebagai Pangeran de Chantal. Mereka dikaruniai tujuh orang anak, namun tiga dari mereka meninggal saat masih bayi. Seperti kebanyakan wanita di masa itu, Yohanna menjalani kehidupan sebagai ibu rumah tangga, bekerja di ladang, memelihara ternak, serta mengawasi pembantunya. Sementara suaminya pergi berburu atau berperang untuk membela tanah air, ia tetap menjalankan tugas-tugasnya dengan baik. Anak-anaknya dibesarkan dengan penuh kasih sayang, sementara ia juga tidak lupa menjalankan tugas kerohanian bersama keluarga dan para pembantunya.
Kehidupan yang Berubah
Kehidupan Yohanna berubah drastis ketika suaminya, Pangeran de Chantal, tertembak mati oleh temannya sendiri saat mereka berburu di hutan. Peristiwa ini menyebabkan Yohanna menjadi janda. Meski sedih, ia tetap berusaha mengampuni si penembak. Ia kemudian tinggal bersama mertuanya, yang memiliki sifat yang tidak baik. Selama tujuh tahun, ia hidup dalam suasana batin yang menyiksa, namun ia tetap berusaha bertahan dan memelihara anak-anaknya.
Pengabdian kepada Tuhan
Pada suatu hari, Yohanna bertemu dengan Uskup Geneve, Fransiskus dari Sales, yang memberinya bimbingan rohani. Pertemuan ini menjadi awal baru dalam hidupnya. Ia memutuskan untuk mengabdikan diri sepenuhnya kepada Tuhan dan sesama. Fransiskus dari Sales menjadi pembimbing spiritualnya, menekankan pentingnya cinta kasih, kerendahan hati, kesabaran, doa, dan perbuatan amal.
Pada tahun 1640, lima tahun setelah pertemuan dengan Fransiskus, Yohanna mendirikan biara pertama dari Ordo Suster-suster Visitasi di kota Anecy. Tujuan ordo ini adalah membantu orang-orang yang dalam kesulitan seperti orang sakit atau anak yatim piatu. Yohanna menjadi pemimpin biara selama 30 tahun. Ordo ini berkembang pesat dan banyak biara dibangun di berbagai keuskupan.
Santo Hoa, Pengaku Iman
Selain Santa Yohanna Fransiska Fremio de Chantal, pada hari yang sama juga dirayakan Santo Hoa, seorang pengaku iman yang lahir di Tiongkok pada tanggal 31 Desember 1775. Nama kecilnya adalah Simon Hoai-Hoa. Keluarganya awalnya non-Kristen, namun kemudian memeluk agama Kristen. Ia belajar di Kolese Misi dan menjadi seorang katekis yang cerdas dan bijaksana.
Setelah menikah, ia menjadi seorang ayah yang baik dan rajin beribadat. Keluarganya dermawan dan selalu membantu para imam yang dikejar penguasa. Hoa juga menjadi dokter dan menggunakan keahliannya untuk menolong sesama. Namun, karena aktivitasnya, ia dicurigai oleh penguasa.
Perjuangan dan Martir
Pada tanggal 15 April 1840, ketika berusia 65 tahun, Hoa ditangkap, dirantai, dan digantung. Ia dibawa ke kota Hue, tempat raja Minh-Meuh telah menyiapkan berbagai alat siksaan. Meskipun dihukum dengan keras, Hoa tidak merasakan kesakitan berkat pertolongan Tuhan. Ia tetap sabar dan gembira.
Pada tanggal 12 Desember 1840, Hoa diberi ancaman terakhir: patuh kepada raja atau mati. Dengan keberanian seorang martir, ia memilih untuk tetap pada imannya. Ia berkata, "Saya tidak akan mengkhianati Yesus Tuhanku sampai mati pun saya tidak akan pernah memungkiri iman saya kepadaNya." Akhirnya, ia dipenggal dengan kapak oleh algojo. Jenazahnya dipertunjukkan selama tiga hari, lalu dimakamkan oleh umat Kristen di kota tersebut.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar