Peringatan Santo dan Santa Pelindung Hari Ini 3 Desember 2025

Peringatan Santo dan Santa Pelindung Hari Ini 3 Desember 2025

Perayaan Santo Fransiskus Xaverius, Pengaku Iman

Hari ini, umat Katolik merayakan pesta Santo Fransiskus Xaverius, yang dikenal sebagai Pengaku Iman. Pesta ini menjadi momen penting untuk mengenang peran besar seorang tokoh dalam penyebaran agama Kristen di berbagai belahan dunia.

Lahir dan Pendidikan Awal

Francesco de Yassu Javier lahir di istana Xavier di Navarra, bagian utara Spanyol pada tanggal 7 April 1506. Orangtuanya adalah bangsawan kaya raya. Pendidikan dasarnya berlangsung di Navarra, lalu dilanjutkan di Universitas Paris ketika ia berusia 19 atau 20 tahun. Di sana, ia bergaul dengan orang-orang terpelajar dan terkemuka, termasuk Ignasius Loyola, yang akan menjadi sahabatnya dan memengaruhi jalan hidupnya.

Kehidupan Abdi Allah

Pertanyaan mendasar yang diajukan oleh Ignasius Loyola, "Apa gunanya seseorang memperoleh seluruh dunia, namun kehilangan jiwanya?" menjadi awal dari perubahan hidup Fransiskus. Pertanyaan ini membawanya untuk mengabdikan hidupnya sebagai Abdi Allah. Bersama Ignasius Loyola dan lima rekannya, termasuk Petrus Faber, mereka mengikrarkan kaul pada tanggal 15 Agustus 1534 di gereja Montmatre. Upacara ini menandai awal berdirinya Serikat Yesus, yang secara resmi direstui oleh Paus Paulus III pada tahun 1540.

Misi di Asia

Fransiskus Xaverius meninggalkan Roma pada tanggal 16 Maret 1540 untuk pergi ke Portugal atas undangan Raja Yohanes III. Ia bersama dua rekan dari Portugis, mulai perjalanan sulitnya ke India pada tanggal 7 April 1541. Mereka tiba di Goa, India pada tanggal 6 Mei 1542 dan mulai berkarya di India Selatan serta Sri Langka. Karyanya sangat sukses, dengan banyak orang yang tertarik pada ajaran-ajaran Kristen yang ia sampaikan.

Dalam sebuah suratnya kepada Ignasius Loyola, Fransiskus menulis tentang lelahnya tangannya karena baptis banyak orang dan mengajarkan kewajiban iman Kristiani dalam bahasa mereka. Ia juga menyebutkan bahwa sekitar 10.000 orang telah dibaptis dalam waktu satu bulan.

Karya di Malaka dan Maluku

Pada musim semi tahun 1545, Fransiskus tiba di Malaka dan mulai mewartakan Injil di sana. Ia memperhatikan akhlak dan hidup perkawinan penduduk Malaka yang merosot. Ia rajin berkotbah dan mengajar orang-orang yang sudah lama tidak memperhatikan kebutuhan rohaninya. Ia juga mempelajari bahasa Melayu dan menerjemahkan ajaran-ajaran Kristen serta doa-doa ke dalam bahasa tersebut.

Awal tahun 1546, ia berlayar ke Maluku dan mencatat pengalaman kerjanya yang melelahkan. Ia mempermandikan kira-kira 1000 orang Ambon dan mempersiapkan kedatangan imam-imam baru. Setelah itu, ia menuju Ternate pada bulan Juli 1546.

Karya di Jepang dan Tiongkok

Fransiskus mengirimkan surat kepada Ignasius Loyola tentang rencana kerasulannya di Jepang. Ia berlayar ke Jepang ditemani beberapa rekan pada tanggal 14 Juni 1549. Di Kagoshima, ia mulai mempelajari bahasa Jepang dan menerjemahkan ajaran-ajaran Kristen ke dalam bahasa setempat. Kecemburuan dan perlawanan dari rahib-rahib Budha gencar, tetapi semuanya dapat diatasi.

Setelah menyelesaikan masalah-masalah Yesuit di India, Fransiskus beralih ke Tiongkok. Ia berlayar menuju Cina dengan kapal Portugis dan didaratkan di pulau Sanchian. Namun, ia tiba-tiba jatuh sakit dan meninggal di sana pada tanggal 3 Desember 1552.

Warisan dan Penghargaan

Fransiskus Xaverius dikenang sebagai tokoh yang sangat energik dan rendah hati. Ia mendirikan pusat-pusat katekumenat dan sekolah-sekolah, serta berusaha mendidik imam-imam pribumi di setiap tempat yang ia kunjungi. Dengan semangat heroiknya, ia mewartakan Injil kepada bangsa-bangsa Asia. Pada tahun 1622, ia dinyatakan 'kudus' oleh Paus Gregorius XV. Karena teladan hidupnya, Paus Pius X mengangkat dia sebagai pelindung utama karya misi.



Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan