Pernyataan PBVSI Terkait Pemanggilan Sulastri ke Timnas Voli Putri Indonesia untuk SEA Games 2025

Penjelasan PBVSI tentang Pemanggilan Sulastri Rahma Aulia ke Timnas Voli Putri Indonesia

Pemanggilan Sulastri Rahma Aulia dalam daftar 14 pemain Timnas Voli Putri Indonesia untuk SEA Games 2025 akhirnya terungkap. Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Binpres) PBVSI, Loudry Maspaitella, menjelaskan bahwa keputusan tersebut murni didasarkan pada kebutuhan Timnas Voli Putri Indonesia.

Sulastri sebelumnya tidak masuk dalam daftar pemain yang dipanggil untuk mengikuti Pelatnas SEA Games 2025 Thailand. Namun, pelatih Timnas Voli Putri Indonesia, Marcos Sugiyama, meminta kehadirannya karena penampilan apik yang ditunjukkan saat membela Merah Putih di Asian Youth Games 2025.

"Penampilan Sulastri saat di U18 sangat baik," buka Loudry Maspaitella saat dihubungi Tribunnews, Selasa (2/12) pagi WIB. "Itu membuat Marcos menginginkan Sulastri ikut Pelatnas senior, dan kita buatkan surat panggilan susulan."

Dalam penjelasan pria asal Surabaya, Jawa Timur, pemanggilan Sulastri untuk menjalani Pelatnas Timnas Voli Indonesia, sama seperti halnya dengan Daffa Naufal Mauluddani di sektor putra. Baik Sulastri dan Daffa semula tidak tercantum dalam daftar pemain yang dipanggil untuk menjalani pemusatan pelatihan Timnas Voli Indonesia untuk SEA Games 2025.

Meski begitu nama keduanya tercantum dalam "long list" yang disiapkan PBVSI, untuk sewaktu-waktu dipanggil guna menjalani pemusatan pelatihan.

"Pemanggilan Pelatnas awalnya memang enggak ada, tetapi untungnya ada di long list," tegas Loudry Maspaitella.

Sulastri Rahma Aulia, pevoli berusia 18 tahun ini memang tampil memukau saat membela Timnas Voli Putri U18 Indonesia yang berlaga di Asian Youth Games 2025 di Bahrain, Oktober lalu. Berposisi sebagai libero, dia bertanggung jawab atas setiap jengkal pertahanan timnya dalam mengantisipasi serangan lawan.

Performa konsistennya terbukti saat membantu U18 Indonesia menembus final Asian Youth Games 2025, yang kala itu juga dilatih oleh Marcos Sugiyama. Scouting Timnas Voli Putri Indonesia memasukkan nama Sulastri dalam long list untuk Pelatnas SEA Games 2025, berkat penampilan apiknya sepanjang Proliga 2025. Kala itu, pevoli kelahiran 14 Januari 2007 ini memperkuat Jakarta Livin Mandiri.

Kini, kehadiran Sulastri di skuad Timnas Voli Putri Indonesia untuk SEA Games 2025 sudah terjawab. Harapannya, sang libero bisa membantu Timnas Voli Putri Indonesia untuk meraih prestasi terbaik pada pagelaran SEA Games edisi ke-33 di Thailand, yang berlangsung 9-20 Desember.

Skuad Timnas Voli Putri Indonesia

Dalam rilis, Minggu (30/11) siang WIB, Timnas Voli Putri Indonesia yang dibesut Marcos Sugiyama melakukan perombakan cukup signifikan. Beberapa wajah baru menghiasi skuad srikandi voli Merah Putih.

Yolana Betha Pengestika dan Ajeng Nur Cahaya akan mengemban tugas sebagai setter. Khusus Yolana, ini untuk kesekian kalinya dia memperkuat Timnas Voli Putri Indonesia. Dia bahkan menjadi bagian Merah Putih saat terakhir kali tim voli putri Indonesia meraih keping medali perak pada SEA Games 2017. Sementara Ajeng Nur Cahaya menjalani debutnya memperkuat timnas level senior, setelah sebelumnya menjadi bagian U21 di Kejuaraan Dunia Voli Putri U21 2025 di Jawa Timur.

Bergeser ke sektor outside hitter yang dihiasi Ersandrina Devega Salsabila, Pascalina Mahuze, Naisya Pratama, dan Mediol Stiovanny Yoku. Berbeda dengan Ersandrina dan Mediol Yoku yang dalam 2-3 tahun terakhir menjadi langganan timnas senior, Naisya serta Pascalina, akan menjalani debutnya pada event SEA Games 2025. Keduanya sempat memperkuat Indonesia di kelompok umur.

Posisi opposite jelas menyertakan sang tulang punggung tim, Megawati Hangestri Pertiwi, yang kali ini akan bersaing dengan pevoli muda, Syelomitha Wongkar untuk menggaransi line-up reguler. Sama seperti halnya Yolana, Megawati rutin memperkuat timnas senior sejak edisi 2017. Sedangkan Syelomitha yang belum genap berusia 18 tahun, sempat masuk skuad Indonesia untuk event Asian Youth Games Oktober kemarin.

Berkaca kepada pengalaman dan jam terbang, Megawati akan diplot sebagai pilihan utama. Bergeser ke sektor middle blocker di mana keputusan cukup berani dilakukan Marcos Sugiyama dengan membawa lima quicker meliputi Maradanti Namira, Chelsa Berliana Nurtomo, Geofany Eka, dan Rika Dwi Latri. Sementara untuk libero, Timnas Voli Putri Indonesia percaya kepada Sulastri dan Indah Guretno untuk mengawal lini pertahanan.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan