Persiapan BIUTR Dimulai, Ini Rute Tol Dalam Kota Bandung

Persiapan BIUTR Dimulai, Ini Rute Tol Dalam Kota Bandung

Rencana Pembangunan Bandung Intra Urban Toll Road (BIUTR)

Sejak empat bulan lalu, rencana pembangunan Bandung Intra Urban Toll Road (BIUTR) atau Jalan Tol Dalam Kota Bandung telah mulai dijalankan. Di beberapa titik di Kota Bandung, terlihat aktivitas persiapan untuk membangun jalan tol ini. Aktivitas tersebut menunjukkan bahwa proyek BIUTR semakin mendekati realisasi.

BIUTR akan menjadi jalan bebas hambatan yang menghubungkan berbagai wilayah di Kota Bandung dengan total panjang sekitar 28,3 kilometer. Proyek ini sangat diharapkan mampu mengurangi kemacetan parah yang sering terjadi di Ibu Kota Jawa Barat tersebut. Selain itu, BIUTR juga termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) di era Presiden Prabowo Subianto dan akan dilelang pada tahun 2026.

Jenis Proyek BIUTR dan NS Link

Proyek Jalan Tol Dalam Kota Bandung terdiri dari dua ruas utama, yaitu BIUTR dan North South Link Bandung (NS Link). BIUTR merupakan proyek inisiatif pemerintah (solicited), sedangkan NS Link adalah proyek inisiatif pihak swasta (unsolicited).

Persiapan Pembangunan BIUTR

Selain persiapan administratif untuk lelang proyek BIUTR yang akan dilakukan pada tahun 2026, persiapan teknis juga sedang berlangsung. Aktivitas di lapangan sudah dimulai sejak awal November 2025. Di beberapa titik di Kota Bandung, terutama di area yang akan menjadi rute BIUTR, terlihat kegiatan penggalian tanah. Kegiatan ini ditutupi oleh seng agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

Penggalian tanah tersebut bertujuan untuk melakukan sondir atau penyelidikan kondisi tanah di lahan yang akan menjadi jalur BIUTR. Salah satu lokasi sondir dilakukan di Jalan Ahmad Yani, depan Terminal Cicaheum. Alat khusus digunakan untuk pengeboran hingga kedalaman 30 meter untuk mengambil sampel tanah.

Aktivitas sondir ini sudah berlangsung selama empat bulan lalu di beberapa titik, seperti di Jalan PHH Mustofa, Jalan Surapati, dan Jalan AH Nasution. Pihak terminal juga menerima surat resmi dari Kementerian Pekerjaan Umum terkait izin pelaksanaan survei.

Bocoran Jalur BIUTR

Bocoran tentang jalur BIUTR sudah beredar luas di internet sejak beberapa tahun lalu. Proyek ini sebenarnya sudah ada sejak sekitar 17 tahun lalu. Pada tahun 2024, Deputi VI Pengembangan Wilayah dan Tata Ruang Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, menyatakan bahwa BIUTR akan menggunakan skema kerjasama pemerintah dan badan usaha.

BIUTR akan membentang sepanjang 28,3 kilometer dengan investasi sebesar Rp 7,83 triliun. Rute BIUTR meliputi Jalan PHH Mustofa, Jalan A.H. Nasution, hingga Jalan Raya Bandung-Sumedang. Jalan bebas hambatan ini dirancang untuk terhubung dengan Tol Padalarang-Cileunyi.

Rincian Fase Pembangunan BIUTR

Berdasarkan data dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PU pada 2016, rencana pembangunan BIUTR terbagi dalam beberapa fase:

  1. Fase I A: Rute Pasteur-Pasopati-Underpass Gasibu sepanjang 5,5 km.
  2. Fase ini terdiri dari 2,65 km jalur elevated (melayang) dari pintu tol Pasteur.
  3. Dilanjutkan dengan flyover Pasopati sepanjang 2,3 km.
  4. Diakhiri dengan underpass (terowongan) sepanjang 0,55 km dari depan Lapangan Gasibu hingga depan Kantor Dinas Pertanian.

  5. Fase II A: Rute Gasibu-Cileunyi sepanjang 13,8 km.

  6. Terbagi dalam tiga seksi: Gasibu-Cicaheum (4,4 km), Cicaheum-Ujungberung (4,2 km), dan Ujung Berung-Cileunyi (5,2 km).

  7. Fase I B: Rute Soekarno Hatta-Gedebage sepanjang 3,1 km.

  8. Dibangun secara datar sebagai penghubung antara Tol Padalarang-Purbaleunyi di km 149 dengan jaringan BIUTR.

  9. Fase II B: Ruas Soekarno Hatta-Ujungberung sepanjang 4,5 km.

  10. Sambungan dari Fase I B yang dibangun melayang dan datar serta tersambung dengan Fase II A di Kawasan Ujungberung.

Dengan demikian, BIUTR akan menghubungkan pintu tol Pasteur ke Junction Cileunyi yang terkoneksi dengan Tol Padaleunyi dan Tol Cisumdawu. Selain itu, BIUTR juga akan tersambung dengan NS Link di junction Pusdai yang terkoneksi dengan Tol Padaleunyi melalui Simpang Susun Pasirkoja.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan