Persis Solo Berada di Dasar Klasemen BRI Super League 2025/2026
Persis Solo saat ini berada di posisi terbawah klasemen BRI Super League musim 2025/2026 dengan hanya mengumpulkan 7 poin. Klub yang berjuluk Laskar Sambernyawa ini juga menjadi tim dengan jumlah kebobolan terbanyak, yaitu sebanyak 33 gol.
Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, menegaskan bahwa hasil buruk yang diraih oleh anak asuhnya bukan hanya disebabkan oleh kesalahan lini pertahanan. Menurutnya, masalah yang terjadi adalah kesalahan elementer yang terjadi di semua lini, bukan hanya pada pemain belakang atau kiper.
Kesalahan Mendasar di Semua Lini
Menurut pelatih asal Bosnia tersebut, kesalahan-kesalahan mendasar yang dilakukan para pemain selama pertandingan menjadi penyebab utama Persis Solo kesulitan dalam menghadapi tekanan lawan dan sering kebobolan.
"Benar memang kita kebobolan cukup banyak, kami juga banyak melakukan kesalahan. Tapi ini bukan soal siapa yang menjadi kiper, siapa yang menjadi bek serta gelandang. Tapi ini adalah pekerjaan kami bersama," ujar Milo saat jumpa pers di Stadion Manahan Solo, Sabtu (3/1/2026).

Milo menambahkan bahwa kesalahan-kesalahan yang terjadi di semua lini tidak boleh dibiarkan terus menerus. Ia menilai, para pemain seharusnya bisa menjalankan taktik pertahanan lebih efektif, namun instruksi dari pelatih belum sepenuhnya bisa diterapkan oleh Sho Yamamoto dan kawan-kawan.
"Ini juga menjadi konsentrasi kami juga, karena jika dibiarkan lama akan menjadi kebiasaan karena pemain yang seharusnya bisa bertahan tapi tidak melakukan pertahanan dengan baik," lanjut Milo.
Motivasi Pemain Tetap Tinggi Meski Di Zona Degradasi
Meskipun saat ini Persis Solo berada di dasar klasemen, Milo menegaskan bahwa kondisi motivasi para pemain tetap tinggi untuk keluar dari zona degradasi di sisa BRI Super League musim ini.
"Tapi di momen yang buruk seperti ini membuat kami lebih bersatu hingga setelah ini kami bisa bangkit untuk melakukan yang lebih baik," pungkas Milo.
Langkah yang Harus Dilakukan
Untuk mengatasi situasi yang sedang dihadapi, Milo menekankan pentingnya perbaikan komunikasi antara pelatih dan pemain. Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya peningkatan konsentrasi dan disiplin dalam bermain.
Beberapa langkah strategis yang bisa diambil antara lain:
- Pelatih harus lebih intensif dalam memberikan arahan dan evaluasi kepada pemain.
- Pemain perlu lebih fokus dalam menjalankan taktik yang telah ditentukan.
- Latihan tambahan bisa dilakukan untuk meningkatkan kemampuan individu dan kerja sama tim.
Dengan perbaikan yang signifikan, Persis Solo memiliki peluang untuk bangkit dari posisi terbawah klasemen dan meraih hasil yang lebih baik di sisa musim ini.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar